Curah Hujan di Bawah Normal, BPBD Mempawah Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
January 16, 2026 04:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi cuaca yang menunjukkan penurunan intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir, Jumat 16 Januari 2026.

Sekretaris BPBD Kabupaten Mempawah, Purwadi, mengatakan berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan pada dasarian kedua Januari 2026, yakni periode 10 hingga 20 Januari, berada di bawah kondisi normal.

"Untuk kewaspadaan kita di minggu-minggu ini, berdasarkan laporan dari rekan-rekan BMKG, curah hujan pada dasarian kedua tanggal 10 sampai 20 Januari 2026 berada di kisaran 20 hingga 75 milimeter per dasarian. Ini artinya curah hujan berada di bawah normal," ujar Purwadi.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut sudah mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah. 

Dalam beberapa hari terakhir, tercatat adanya jeda hujan atau bahkan hari tanpa hujan sama sekali.

• Pembenahan MBLB Diperkuat, Pemkab Mempawah Inventarisasi dan Tertibkan Perizinan

"Kalau kita melihat dalam beberapa hari ini, di wilayah Kabupaten Mempawah sudah terjadi beberapa hari tanpa hujan atau jeda hujan," jelasnya.

Dengan kondisi cuaca seperti ini, BPBD Mempawah menetapkan status siaga terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan.

Menurut Purwadi, penurunan curah hujan dapat meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama di wilayah lahan gambut dan area rawan karhutla.

"Untuk sekarang, kita memperhatikan kondisi cuaca dan berada dalam status siaga apabila terjadi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan," tegasnya.

Purwadi menambahkan, pihaknya saat ini terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Sekarang ini kita meningkatkan kewaspadaan mengenai karhutla, melihat kondisi cuaca yang ada saat ini. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar," jelasnya.

BPBD Mempawah memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi dan menekan potensi terjadinya karhutla di wilayah Kabupaten Mempawah. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.