Puasa Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Catat Jadwal Muhammadiyah, NU dan Pemerintah
January 16, 2026 06:34 PM

POSBELITUNG.CO - Puasa 2026 Berapa Hari Lagi? Catat Jadwal Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Umat Islam di Indonesia mulai menantikan datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Memasuki pertengahan Januari, pertanyaan yang banyak dicari masyarakat adalah berapa hari lagi puasa Ramadan 2026 dimulai.

Jika hari ini adalah Jumat, 16 Januari 2026, maka hitung mundur menuju awal puasa Ramadan sudah semakin dekat. 

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, terdapat perbedaan penetapan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah yang biasanya sejalan dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan ketetapan organisasi Islam, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.

Dengan demikian, jarak waktu menuju puasa tinggal sekitar satu bulan lagi.

Secara umum, puasa Ramadan 2026 tinggal sekitar 33–34 hari lagi, tergantung pada penetapan awal Ramadan yang akan diumumkan secara resmi.

Penetapan Awal Ramadan oleh Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. 

Penetapan ini didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yang selama ini konsisten digunakan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah.

Jika mengacu pada tanggal tersebut, maka dari 16 Januari 2026 menuju 18 Februari 2026 tersisa 33 hari lagi sebelum umat Islam mulai menjalankan ibadah puasa.

Dengan penetapan ini, Muhammadiyah juga telah menyusun rangkaian kalender ibadah Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.

Prediksi Awal Ramadan Versi Pemerintah dan NU

Sementara itu, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Jika prediksi ini yang nantinya ditetapkan secara resmi, maka puasa Ramadan masih 34 hari lagi terhitung sejak 16 Januari 2026.

Pemerintah bersama NU menggunakan metode rukyatul hilal yang dikombinasikan dengan hisab sebagai data pendukung. 

Karena itu, tanggal awal Ramadan versi pemerintah masih bersifat sementara dan menunggu hasil pemantauan hilal.

Mengapa Awal Puasa Bisa Berbeda?

Perbedaan awal puasa di Indonesia bukanlah hal baru dan kerap terjadi hampir setiap tahun. 

Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.

Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), sedangkan pemerintah dan NU menunggu hasil rukyatul hilal atau pengamatan langsung bulan sabit muda di berbagai titik di Indonesia.

Jika hilal belum memenuhi kriteria visibilitas, maka awal Ramadan bisa diundur satu hari. 

Kondisi inilah yang membuat potensi perbedaan awal puasa masih terbuka.

Jadwal Penting Ramadan 2026

Berdasarkan dua kemungkinan awal Ramadan tersebut, berikut perkiraan jadwal hari-hari penting selama Ramadan 1447 H:

Awal Puasa (1 Ramadan)

18 Februari 2026 (Muhammadiyah)

19 Februari 2026 (Prediksi Pemerintah/NU)

Nuzulul Qur’an (17 Ramadan)

6 Maret 2026 (Muhammadiyah)

7 Maret 2026 (Prediksi Pemerintah/NU)

Idul Fitri (1 Syawal)

20 Maret 2026 (Muhammadiyah)

21 Maret 2026 (Prediksi Pemerintah/NU)

Tanggal-tanggal tersebut masih dapat berubah, khususnya untuk versi pemerintah, tergantung hasil sidang isbat.

Keputusan resmi awal Ramadan 1447 H oleh pemerintah akan ditetapkan melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan malam 30 Sya’ban 1447 H.

Sidang isbat akan melibatkan perwakilan ormas Islam, ahli astronomi, serta instansi terkait. 

Hasil sidang inilah yang nantinya menjadi acuan resmi pelaksanaan awal puasa bagi umat Islam yang mengikuti keputusan pemerintah.

Dengan jarak waktu sekitar satu bulan lagi, umat Islam di Indonesia mulai bersiap menyambut Ramadan 2026, baik secara fisik maupun spiritual.

Terlepas dari adanya perbedaan penetapan awal puasa, Ramadan tetap menjadi momentum penting untuk meningkatkan ibadah, mempererat solidaritas sosial, dan memperkuat nilai-nilai keagamaan.

Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari Kementerian Agama menjelang pelaksanaan Sidang Isbat agar memperoleh kepastian mengenai awal puasa Ramadan 1447 Hijriah

(Kompas/Posbelitung.co)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.