Kemiskinan di Riau Ditarget Turun Jadi 4,62 Persen Tahun 2026
January 16, 2026 07:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Purnama Irawansyah, menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi kemiskinan di Riau tahun 2025. 

Ia menjelaskan rilis resmi data kemiskinan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang semula dijadwalkan pada 15 Januari 2026 terpaksa ditunda.

Menurut Purnama, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Riau masih menggunakan data kemiskinan terakhir yang dirilis BPS, yakni kondisi per Maret 2025. 

"Berdasarkan data tersebut, tingkat kemiskinan di Provinsi Riau tercatat sebesar 6,16 persen,"ujar Purnama.

Meski demikian, angka kemiskinan tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama untuk skala Riau, turun secara signifikan. Dari sebelumnya sebanyak 492.248 jiwa (maret 2024) jadi 460.964 jiwa (maret 2025).

Baca juga: Ini Data Perbandingan Angka Kemiskinan Riau Periode Maret 2024 - Maret 2025

Lebih lanjut, Purnama menjelaskan Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan target penurunan tingkat kemiskinan untuk tahun 2026. Target tersebut dibahas bersama pemerintah pusat dan disepakati berada pada kisaran 4,62 persen hingga 5,63 persen.

Target tersebut, kata Purnama, menjadi tantangan sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

"Oleh karena itu, upaya penurunan kemiskinan tidak dilakukan secara parsial, melainkan melalui pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi,"jelas Purnama.

Ia menegaskan penanganan kemiskinan di Riau dilaksanakan secara multidimensi. Beberapa dimensi utama yang menjadi fokus antara lain ketenagakerjaan, pendidikan, dan kesehatan, yang dinilai sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat dimensi ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur dasar, serta program pembangunan desa. 

"Seluruh program ini diharapkan dapat saling mendukung dalam menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan di Provinsi Riau,"ujar Purnama.

( Tribunpekanbaru.com / Nasuha Nasution)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.