TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sosok perempuan bermasker putih yang diduga terjun dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari, Jumat (16/1/2026) siang, hingga malam ini masih belum diketahui identitasnya.
Tim SAR Jambi masih melakukan pencarian di Sungai Batanghari hingga sore, sebelum menghentikan sementara pencarian sekira pukul 17.00 WIB.
Berikut 8 fakta perempuan yang Jatuh dari Jembatan Aurduri 1 Kota Jambi
1. Lokasi di Jalur Lintas Timur Sumatra
Jembatan Aurduri 1 berada di Jalur Lintas Timur Sumatra, di Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, dan berbatasan dengan Kabupaten Muaro Jambi,
Jembatan Aurduri 1 merupakan jembatan pertama di Kota Jambi yang menghubungkan dua sisi kota yang dibelah aliran Sungai Batanghari. Sebelum jembatan itu dibangun, untuk mencapai Seberang Kota Jambi harus menggunakan perahu.
Fisikl Jembatan Aurduri 1 panjangnya 500 meter dan lebar 9 meter.
Pembangunan jembatan dimulai pada 1980-an dan selesai pada 1989. Setelah itu, diresmikan Soeharto yang saat itu menjabat Presiden RI pada 19 Oktober 1989.
2. Berkulit Putih
Berdasarkan keterangan warga, perempuan tersebut memiliki ciri-ciri berkulit putih, bertubuh langsing, dan berusia sekitar 20 tahunan.
Saat terakhir terlihat, korban mengenakan masker dan tidak menggunakan hijab.
3. Sempat Mondar-mandir
Humas Basarnas Jambi, Luthfi, mengatakan korban sebelumnya terlihat berjalan kaki dari arah pom menuju Jembatan Aurduri I.
Saat melintas di depan RT 04, korban sempat berhenti di pinggir jembatan sebelum akhirnya diduga terjun ke Sungai Batanghari.
“Menurut keterangan warga, korban seorang perempuan, kulit putih, badan langsing, dan mengenakan masker,” ujar Luthfi.
4. Sempat Datang Bersama Teman Pagi
Warga sekitar mengaku telah beberapa kali melihat perempuan tersebut berada di sekitar jembatan sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB.
Pada pagi itu, korban sempat datang bersama seorang temannya.
"Sempat datang berdua, tapi dihadang bapak-bapak di sini," ujar Sintia Istiqoma, warga sekitar.
5. Datang Lagi Pukul 12.00 WIB
Pada siang harinya, korban kembali terlihat berada di jembatan seorang diri.
Dia berjalan dari arah ujung jembatan menuju bagian tengah sebelum akhirnya terjatuh sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pengendara.
Sejumlah orang terlihat berhenti dan berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
6. Sandal Ada di Lokasi
Selain itu, di sekitar lokasi juga ditemukan sepasang sandal yang diduga milik korban.
Temuan tersebut kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
"Kami juga mendapat informasi dari warga terkait sandal yang diduga milik korban. Itu masih akan diselidiki oleh kepolisian," jelas Luthfi.
7. Basarnas Kirim 8 Personel
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menerima laporan kejadian pada pukul 12.40 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Zulkifli.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas mengerahkan satu Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari delapan personel pada pukul 13.00 WIB.
Hingga pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan.
8. Pencarian Disetop Sementara
Setelah melakukan pencarian lebih dari empat jam, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan Damkar Kota Jambi memutuskan menghentikan sementara pencarian.
"Sampai pukul 17.00 WIB hasil masih nihil. Pencarian kita hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi," kata Luthfi.
Dia menambahkan, proses pencarian terkendala debit air Sungai Batanghari yang sedang tinggi serta arus yang cukup deras.
“Debit air tinggi dan arus sungai cukup kencang,” pungkasnya.(Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)
Baca juga: Jalan Lintas Timur di Jembatan Aurduri I Jambi Macet Warga Lihat Pencarian Perempuan Jatuh ke Sungai
Baca juga: Tambang Emas Ilegal Mepet Gedung SMAN 8 Bungo, Para Siswa Terganggu Bising Tak Bisa Konsentrasi