TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca buruk yang melanda wilayah Tangerang, Jakarta, dan sekitarnya.
Penumpang pesawat diimbau untuk tiba di bandara minimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan perjalanan.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan imbauan tersebut penting untuk menghindari keterlambatan akibat perubahan cuaca serta kepadatan lalu lintas menuju bandara.
Baca juga: Jejak Rasa Sultan Banten, Rabeg Tetap Hidup di Tengah Tradisi Warga Cilegon
“Melihat kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir, penumpang kami minta datang lebih awal agar tetap nyaman dan tidak tertinggal penerbangan,” ujar Heru, Jumat (16/1/2026).
Meski demikian, Heru memastikan operasional penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia itu saat ini berjalan normal. Sejak Selasa (13/1/2026), tidak tercatat adanya penundaan keberangkatan maupun kedatangan pesawat akibat cuaca.
Ia juga mengingatkan penumpang untuk rutin memantau informasi penerbangan melalui aplikasi dan laman resmi maskapai, serta layar informasi yang tersedia di setiap terminal.
Sementara itu, Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, menyampaikan bahwa pergerakan penumpang di bandara tersebut masih tergolong tinggi.
“Diperkirakan hari ini sebanyak 77.410 penumpang berangkat dan 70.203 penumpang tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta,” kata Yudis.
Ratusan ribu pergerakan penumpang tersebut tersebar di tiga terminal. Terminal 3 menjadi yang paling padat dengan total 63.548 penumpang, disusul Terminal 2 sebanyak 51.168 penumpang, dan Terminal 1 dengan 32.787 penumpang.
Dari sisi pergerakan pesawat, Bandara Soekarno-Hatta mencatat 1.167 penerbangan sepanjang hari ini. Rinciannya, 580 penerbangan keberangkatan dan 587 penerbangan kedatangan.
“Pergerakan pesawat terbanyak terjadi di Terminal 2 dengan 438 penerbangan, diikuti Terminal 3 sebanyak 412 penerbangan, dan Terminal 1 sebanyak 295 penerbangan. Selain itu, terdapat dua penerbangan khusus kargo,” jelas Yudis.