Situasi Konflik Iran-AS Tunjukkan Tanda Bahaya, Pemerintahan Prabowo Diminta Pertimbangkan Evakuasi
January 16, 2026 10:42 PM

- Situasi Iran dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan eskalasi berbahaya.

Maka, Pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) diminta mempertimbangkan opsi evakuasi.

Mengutip Tribunnews pada (16/1), hal ini diutarakan oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono.

Lebih tepatnya, Dave menyatakan bahwa jika situasi di lapangan menunjukkan eskalasi berbahaya, maka opsi evakuasi perlu dipertimbangkan secara serius.

Terkhusus, melalui koordinasi penuh antara pemerintah Indonesia dan perwakilan RI di Iran.

"Jika situasi di lapangan menunjukkan eskalasi yang membahayakan, maka opsi evakuasi harus dipertimbangkan secara serius dengan koordinasi penuh antara pemerintah Indonesia dan perwakilan RI di Iran," kata Dave kepada Tribunnews.com, Jumat (16/1/2026).

Sementara itu berdasarkan laporan KBRI Teheran, pihak Kemlu memastikan seluruh WNI di Iran dalam kondisi aman dan tidak terdampak demonstrasi.

“Para WNI di Iran sejauh ini dilaporkan KBRI Teheran dalam kondisi aman, tidak terdampak oleh demonstrasi yang berlangsung,” ujar Vahd kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

Meski sempat terkendala pembatasan internet, komunikasi kini kembali normal.

“Meskipun sempat ada kendala komunikasi reguler akibat pembatasan internet, namun sejak 12 Januari telepon lokal telah diaktifkan kembali oleh Pemerintah Iran,” jelasnya.

Juga, hingga saat ini belum ada kebutuhan mendesak untuk melakukan evakuasi, meski WNI tetap diimbau waspada.

“Sejauh ini berdasarkan pengamatan atas kondisi di sana, belum diperlukan evakuasi. Meski demikian, KBRI menghimbau WNI agar waspada dan menghubungi hotline apabila ada urgensi,” katanya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.