Sedot Anggaran Rp2,3 M! Tugu Titik Nol Tangerang Resmi, Ada Fasilitas Internet Gratis
January 16, 2026 11:00 PM

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kabupaten Tangerang akhirnya meresmikan Tugu Titik Nol Kabupaten Tangerang yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik terkait besaran anggaran pembangunannya.

Tugu tersebut diresmikan pada Kamis (15/1/2026) di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.

Tugu Titik Nol yang menyedot anggaran sekitar Rp2,3 miliar itu kini difungsikan sebagai zona literasi digital sekaligus ruang publik berbasis teknologi. Pemerintah daerah juga menyediakan akses internet gratis bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.

Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Kabupaten Tangerang, Firzada Mahalli, mengatakan Tugu Titik Nol tidak hanya menjadi penanda geografis wilayah, tetapi juga memiliki makna strategis sebagai simbol identitas dan arah pembangunan daerah.

Baca juga: Siaran Langsung Proliga, 17–18 Januari 2026: Surabaya Samator hingga Jakarta LavAni Livin

“Tugu Titik Nol merupakan simbol awal dan jati diri Kabupaten Tangerang. Dari titik ini kami menegaskan arah pembangunan, sekaligus mengingatkan pada sejarah dan cita-cita bersama masyarakat,” ujar Firzada dalam keterangan tertulis, Kamis.

Kawasan Tugu Titik Nol yang dibangun sejak 2025 itu memiliki luas sekitar 1.100 meter persegi. Setelah diresmikan, area tersebut ditetapkan sebagai zona literasi digital dan direncanakan berkembang menjadi technopark di masa mendatang.

Sebagai bagian dari konsep literasi digital, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas internet gratis setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Pemerintah berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi, pembelajaran, hingga interaksi sosial masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandi, menambahkan bahwa peresmian ini juga bertujuan membuka ruang partisipasi publik dan memperkenalkan Tugu Titik Nol sebagai ruang terbuka yang inklusif.

“Kami berharap kawasan ini berkembang sebagai ruang edukasi, ruang interaksi sosial, dan ruang publik yang bisa diakses seluruh lapisan masyarakat,” kata Erwin.

Sebelumnya, pembangunan Tugu Titik Nol sempat ramai diperbincangkan di media sosial setelah muncul informasi anggaran proyek senilai Rp2,3 miliar. Menanggapi hal itu, Erwin menegaskan bahwa anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk membangun tugu, melainkan untuk pengembangan kawasan taman literasi digital secara menyeluruh.

Ia juga menjelaskan bahwa Tugu Titik Nol merupakan penanda koordinat wilayah yang sebelumnya dibangun oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dan memiliki fungsi penting untuk keperluan pemetaan serta pendataan kewilayahan.

Dalam pengembangannya, Pemkab Tangerang mengintegrasikan kawasan tersebut dengan ruang terbuka hijau (RTH) tanpa menebang pohon yang ada, serta menambahkan sejumlah bangunan pendukung yang dirancang sebagai pusat pembelajaran berbasis digital.

Dengan diresmikannya Tugu Titik Nol ini, Pemkab Tangerang berharap kawasan tersebut dapat menjadi ikon baru daerah sekaligus sarana edukasi dan literasi digital bagi masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.