Naik 18,5 Persen, Sepanjang Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan ke The Nusa Dua Bali Capai 3,8 Juta
January 17, 2026 02:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025, khususnya pada Semester II, di tengah dinamika industri pariwisata nasional dan global.

Kinerja tersebut tercermin dari tingkat okupansi yang stabil dan jumlah kunjungan wisatawan yang tumbuh signifikan di seluruh kawasan yang dikelola ITDC.

Yakni meliputi The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Stabilitas kinerja pada Semester II 2025 tidak terlepas dari meningkatnya aktivitas pariwisata dan penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional di tiap kawasan.

Baca juga: ITDC Bali Kembangkan Sistem Pencahayaan Cerdas Berbasis Teknologi IoT Bersama Signify

Hal ini berdampak pada tingginya pergerakan wisatawan, penguatan positioning destinasi, dan menjaga kepercayaan pelaku industri pariwisata pada kawasan yang dikelola ITDC.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh stakeholder dalam menciptakan kinerja kawasan pariwisata sepanjang tahun 2025 yang terjaga positif.

“Sepanjang 2025, kami berhasil menjaga tingkat okupansi kawasan tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan signifikan pada jumlah kunjungan. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di kawasan yang kami kelola terus bergerak positif, baik melalui penguatan event, Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE), serta pengembangan pengalaman destinasi,” ujar Ahmad Fajar, Jumat 16 Januari 2026.

Di The Nusa Dua, rata-rata tingkat hunian hotel sepanjang 2025 tercatat sebesar 76,93 persen.

Capaian ini diraih di tengah tantangan eksternal berupa penurunan perjalanan dinas dan aktivitas MICE pada awal tahun, sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Pusat.

Tapi jumlah kunjungan kawasan menunjukkan pertumbuhan yang meningkat.

Dari sekitar 3,2 juta kunjungan pada 2024 menjadi hampir 3,8 juta kunjungan pada 2025, atau tumbuh sekitar 18,5 persen.

Peningkatan kunjungan ini mencerminkan tingginya pergerakan wisatawan, meskipun sebagian besar masih didominasi kunjungan harian yang belum sepenuhnya terkonversi menjadi hunian kamar.

Di The Mandalika mencatat performa okupansi dengan rata-rata tingkat hunian hotel, sepanjang tahun 2025 berada di kisaran 55 persen.

Kinerja tersebut didukung oleh tingginya aktivitas kawasan, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 1,4 juta pengunjung sepanjang tahun.

Puncak okupansi terjadi pada periode Juli hingga Agustus, seiring penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional serta momentum libur sekolah.

Lonjakan hunian terjadi secara merata di berbagai kelas hotel, yang mencerminkan kuatnya multiplier effect event terhadap pergerakan wisatawan, sektor pariwisata, dan ekonomi lokal.

Adapun The Golo Mori mencatat kinerja yang positif.

Kunjungan kawasan sepanjang tahun 2025 mencapai 28.406 pengunjung.

Realisasi kunjungan The Golo Mori melampaui target pada kedua semester 2025, masing-masing mencapai 139 persen pada Semester I dan 140 persen pada Semester II.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh strategi aktivasi kawasan yang kian terarah, melalui penyelenggaraan event berskala menengah hingga besar yang mampu mendatangkan jumlah pengunjung lebih tinggi, meski jumlah event yang diselenggarakan lebih terkurasi.

Capaian ini menegaskan posisi The Golo Mori sebagai destinasi MICE yang terus berkembang dan semakin kompetitif.

“Secara keseluruhan, capaian kinerja ketiga kawasan menegaskan efektivitas strategi pengelolaan destinasi yang dijalankan ITDC untuk menjadi Master Developer dan Asset Manager destinasi pariwisata Indonesia,” imbuh Ahmad Fajar.

Ia menambahkan ke depan, ITDC berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kawasan, mendorong length of stay dan visitor spending yang lebih tinggi, serta memperkuat pengembangan event dan amenitas berstandar internasional untuk mendukung pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.