Jadwal Pencairan Bansos BPNT Tahap 4 via KKS BNI, Segini Besaran Terbaru Awal Januari 2026 
January 17, 2026 03:18 PM

TRIBUNPRIANGAN.COM - Tribuners, berbagai progres penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) tengah gencar diproses Pemerintah.

Meski jadwal penyaluran anggaran telah berganti baru, kabar ini menjad kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tahun 2026 ini.

Salah satu bansos yang masih menjadi perhatian masyrakat adalah BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai).

Dimana kabar terbarunya, bansos susulan untuk jatah akhir tahun lalu sudah mulai ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Itu artinya KPM yang belum menerima di bulan Desember 2025 lalu, akan disalurkan pada bulan Januari 2026 ini.

Baca juga: Warga Garut Jangan Salah Jadwal, Ini Tanggal Pasti Pencairan Bansos di Sepanjang 2026

Adapun, penyaluran bansos berada pada tahap ke 4 memasuki awal tahun 2026, dengan perincian yang masuk ke kartu KKS Merah Putih sebesar Rp600.000.

Ini sudah termasuk dalam akumulasi atau rapelan untuk jatah tiga bulan sekaligus, yang dilakukan secara bertahap oleh bank Himbara, yakni BNI, BRI, Mandiri, dan BSI.

Cara cek penerima PKH dan BPNT Tahap 1 2026

Pengecekan bansos bisa dilakukan secara terbuka dan mudah, selama data yang dimasukkan sesuai identitas. Berikut langkah-langkah cek penerima PKH dan BPNT Tahap 4 2026:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  2. Pilih data wilayah domisili secara berurutan: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan
  3. Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP (tanpa singkatan)
  4. Ketik kode captcha yang tampil di layar
  5. Klik tombol “Cari Data”
  6. Setelah itu, sistem akan memproses data secara otomatis.
  7. Jika nama terdaftar dan status kepesertaan masih aktif, laman akan menampilkan tabel yang berisi identitas seperti nama, usia, serta jenis bantuan yang diterima.

Baca juga: Tinggal Masukkan Data KTP, Warga Kota Tasikmalaya Bisa Tahu Nama Penerima Bansos PKH Januari 2026

Cara Atasi Bansos BPNT Tahap 4 Belum Masuk ATM

Kepada anda yang merasa belum menerima bantuan, berikut beberapa tips agar tidak lelah mengecek ATM yang masih kosong:

1. Jangan terburu-buru, karena pencairan bersifat bertahap. KPM disarankan tidak langsung mendatangi mesin ATM atau agen jika belum ada kabar pasti di lingkungan sekitar.

2. Sebaiknya tunggu instruksi dari pendamping sosial masing-masing atau pantau informasi dari tetangga. Jika sudah banyak yang cair, barulah melakukan pengecekan.

3. Pencairan susulan ini diprioritaskan bagi KPM yang statusnya sudah berubah menjadi “SI” (Standing Instruction) di aplikasi SIKS-NG. Artinya, perintah transfer dana sudah diterbitkan.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.