Petani di Wilayah Kota Blitar dapat Alokasi 3.989 Ton Pupuk Subsidi pada 2026
January 17, 2026 06:04 PM

 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar mendapat alokasi pupuk subsidi sebanyak 3.989,1 ton.

Alokasi pupuk subsidi itu didistribusikan kepada 2.238 petani di wilayah Kota Blitar. 

Kepala DKPP Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan, alokasi sebanyak 3.989,1 ton pupuk subsidi itu terdiri atas 722 ton urea, 809 ton NPK, 2.458 ton organik, dan 100 kuintal ZA.

Baca juga: Polres Kota Blitar Tetapkan 6 Tersangka Penganiayaan Sesama Napi Di Lapas, Hak Remisi Juga Dicabut

Harga pupuk subsidi urea Rp 1.800 per kilogram, NPK Rp 1.840 per kilogram, organik Rp 640 per kilogram, dan ZA Rp 1.360 per kilogram. 

"Per 1 Januari 2026, para petani sudah bisa menebus pupuk subsidi di masing-masing kios resmi pupuk bersubsidi di Kota Blitar," kata Dewi, Sabtu (17/1/2026). 

Tujuh Kios Resmi Pengecer Pupuk Bersubsidi

Dikatakannya, ada tujuh kios resmi pengecer pupuk bersubsidi yang tersebar di wilayah Kota Blitar, di antaranya, di Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Tanggung, Kelurahan Blitar, Kelurahan Tlumpu, Kelurahan Gedog, dan Kelurahan Tanjungsari. 

Sedang para petani yang berhak menerima pupuk subsidi, yaitu, yang tergabung kelompok tani dan luas lahan kurang dari 2 hektare. 

Jumlah Petani yang Terima Pupuk Bersubsidi

Komoditas yang ditanam, antara lain, padi, jagung, kedelai, ubi kayu, cabai, bawang merah, tebu, kopi, dan kakao.

"Di Kota Blitar, ada sekitar 2.238 petani yang menerima pupuk bersubsidi," ujarnya. 

Menurutnya, kuota alokasi pupuk subsidi biasanya ada penambahan di pertengahan tahun. 

"Biasanya, pertengahan tahun ada penambahan kuota pupuk subsidi dari pemerintah pusat," katanya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.