- Sejumlah negara Arab pada Kamis (15/1/2026) dilaporkan mendesak Iran agar tidak melakukan pembalasan apabila Amerika Serikat melancarkan serangan militer.
Seruan tersebut disampaikan sebagai upaya mencegah meluasnya konflik dan pecahnya perang regional di Timur Tengah.
Negara-negara Arab yang terlibat di antaranya Qatar, Arab Saudi, Oman, dan Mesir. Mereka menyampaikan kekhawatiran atas dampak besar jika Iran merespons serangan AS dengan aksi militer balasan.
Para pejabat Arab menilai langkah balasan dari Teheran berpotensi memicu eskalasi yang sulit dikendalikan dan dapat menyeret banyak negara ke dalam konflik terbuka.
Desakan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, seiring tekanan internasional terhadap Iran dan dinamika keamanan yang belum stabil.
Negara-negara Arab tersebut mendorong penyelesaian krisis melalui jalur diplomasi dan dialog, alih-alih respons militer yang dinilai dapat memperburuk situasi.
Di sisi lain, Iran dilaporkan tetap bersikap waspada dan memandang setiap ancaman militer sebagai hal serius, meski masih membuka ruang komunikasi diplomatik.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran pun dinilai masih berpotensi meningkat, dengan negara-negara kawasan berupaya mencegah konflik berkembang menjadi perang terbuka.
(*)
https://www.tribunnews.com/internasional/7779594/negara-arab-minta-iran-tak-membalas-kalau-as-menyerang-israel-desak-trump-tunda-serangan?page=all&s=paging_new