TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Gerombolan remaja kembali berulah dengan memblokade ruas jalan Bandung- Garut.
Mereka sengaja memblokade jalan, diduga terindikasi melakukan taruhan aksi balapan liar.
Aksi tak terpuji ini terjadi pada Jumat (16/1/2026) dini hari, sekira pukul 02.45 WIB. Adegan berbahaya gerombolan remaja ini terekam kamera dashcam mobil yang sedang melintas dan viral di media sosial.
Berdasarkan penelusuran Tribun Jabar.id, blokade jalan terjadi di depan Gerbang 2 PT Kahatex, Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Padahal, pekan lalu aparat Kepolisian di Kabupaten Sumedang melakukan patroli skala besar di jalur tersebut pada Jumat (9/1/2026) malam.
Hal ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap aksi balap liar hingga memblokade jalan yang dilakukan oleh gerombolan remaja di lokasi yang sama pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan video yang diterima Tribun Jabar.id, mereka memberhentikan kendaraan lain untuk melakukan balap liar, kendaraan yang melaju dari arah Bandung menuju ke arah Garut sempat tersendat dan pengguna jalan terpaksa tertahan cukup lama akibat ulah gerombolan remaja ini.
Dalam tayangan video yang berdurasi 3 menit tersebut, terlihat sekitar belasan sepeda motor tanpa pelat nomor dan knalpot brong diparkirkan di tengah jalan, dan beberapa joki balap liar terlihat tidak mengenakan perlengkapan berkendara yang aman, seperti jaket, helm, dan juga sepatu.
Yudi Guntara (40), warga Jatinangor, mengatakan, gerombolan remaja tersebut telah bertindak di luar batas dan menyimpang dari aturan. Hal ini membuat resah masyarakat.
Selain itu, ia pun meminta pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku balap liar yang kian marak di jalur tersebut.
"Bukan bikin resah lagi, mereka tidak bermoral. Kami berharap Polisi segera menangkap mereka, tindak tegas, biar mereka jera," kata Yudi kepada Tribun Jabar, Sabtu (17/1/2026) petang.
Senada dikatakan Supriatna (45), aksi nekat gerombolan remaja tersebut sudah di luar batas kewajaran.
"Mereka bertindak di luar batas, kami berdoa agar mereka cepat bertobat dan berpikir sehat," ujarnya.
Ia pun berharap agar kepolisian menyiagakan (standby) personelnya di jalur tersebut.
Selain itu, katanya, ia berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki seluruh PJU yang tidak berfungsi di sepanjang Jalur Bandung- Garut.
"Ya minim PJU, ada tiang PJU juga lampunya sudah lama dibiarkan mati," ucapnya.