Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahsan Faradisi
TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Sejumlah desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur terdampak banji, bahkan ketinggian air mencapai 1 meter hingga 1,5 meter.
Pada Sabtu (17/1/2026) hujan deras turun kurang lebih selama 9 jam sejak sore hingga malam hari atau mulai sekitar pukul 15.00 hingga pukul 23.00 WIB.
Banjir tidak hanya masuk ke rumah warga, namun juga sampai mengganggu akses.
Wilayah Terdampak
Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BDPD) Kabupaten Probolinggo, akibat hujan deras tersebut sebanyak 7 Kecamatan mengalami banjir. Di antaranya, Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Besuk dan Kecamatan Gading.
Kemudian Kecamatan Krejengan, Kecamatan Maron, Kecamatan Sumberasih dan Kecamatan Tongas.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang 4 Kecamatan di Probolinggo, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga
Petugas BPBD yang turun ke lokasi berjibaku bersama dengan pihak terkait untuk mengevakuasi warga dan bahkan juga hewan-hewan ternak.
"Tidak hanya rumah warga yang terdampak banjir, ada juga Ponpes di Kecamatan Krejengan juga turut terdampak setelah hujan deras kemarin," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, Minggu (18/1/2026).
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, unsur relawan diterjunkan ke lokasi untuk penanganan darurat.
Selain itu, lanjut Oemar, tim terus bersiaga sekaligus melakukan assesment dampak bencana guna mendata kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.
Baca juga: Cuaca Ekstrem masih Membayangi, Pemkab Lamongan Perpanjang Status Masa Tanggap Darurat Banjir
"Petugas sudah disiagakan untuk assesment di lapangan dan untuk mengevakuasi warga jika nanti memang dibutuhkan. Pendataan masih dilakukan dan semoga tidak ada banjir susulan," ungkapnya.
Selain merendam rumah-rumah warga, menurut Oemar, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, di antaranya tanggul jebol dan jembatan penghubung antardusun terputus.
"Untuk jembatan putus, informasi yang kami terima itu terjadi di Dusun Asina, Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron. Masih akan dipastikan juga nanti untuk mengecek ke lokasi," pungkasnya.