Pemkab Nunukan Dukung Revitalisasi Sekolah, Wamendikdasmen Kunjungi Sebatik
January 18, 2026 07:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan.

Hal ini ditandai dengan peresmian program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dipusatkan di SMK Negeri Sebatik Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/01/2026).

Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, bersama Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Kurniawan, dalam kunjungan kerja tersebut.

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan di sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Nunukan.

Program revitalisasi ini mencakup rehabilitasi dan pembangunan fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas, toilet, hingga perpustakaan, dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik.

Wamendikdasmen, Atip Latipulhayat menegaskan revitalisasi sekolah tidak hanya dimaknai sebagai perbaikan fisik bangunan, melainkan upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan manusiawi.

Ia menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Yang paling penting itu pemeliharaan. Jangan sampai fasilitas yang baru dibangun, setahun kemudian sudah tidak layak karena tidak dirawat. Hal-hal sederhana seperti kebersihan toilet harus menjadi perhatian bersama," ujarnya, Minggu (18/01/2026).

Baca juga: Program Rehabilitasi Rumah di Sembakung Nunukan Rampung, Warga Kurang Mampu Rasakan Manfaat Nyata

Ia juga meminta pemerintah daerah segera menyiapkan data sekolah dasar dan menengah pertama yang benar-benar membutuhkan revitalisasi sebagai prioritas program tahun berjalan.

"Untuk tahun ini, saya minta data SD dan SMP yang memang paling membutuhkan, agar intervensinya tepat sasaran," ucap Wamendikdasmen.

Musyawarah Persis Kaltara

Rangkaian kegiatan di Sebatik juga diisi dengan Musyawarah Wilayah III Persatuan Islam (Persis) Kalimantan Utara, yang mengangkat tema Kemandirian Jam’iyyah untuk Kemaslahatan Umat dan Masyarakat Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan orasi ilmiah pendidikan bertajuk Teguhkan Peran Pendidikan Persis dalam Mencetak Kader Berilmu dan Berakhlak.

Dalam kesempatan itu, Wabup Hermanus menyampaikan komitmen Pemkab Nunukan untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen pendidikan, termasuk organisasi kemasyarakatan keagamaan.

“Kami ingin pendidikan di wilayah perbatasan "emakin maju, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter, budaya literasi, serta pemanfaatan teknologi secara bijak tanpa menghilangkan ruh pendidikan," kata Hermanus.

Ia berharap pemerintah pusat terus memberikan dukungan dan perhatian bagi Kabupaten Nunukan, khususnya dalam pemerataan tenaga pendidik, peningkatan mutu layanan pendidikan dasar dan menengah, serta penguatan sarana dan prasarana sekolah.

Menurutnya, menjaga wilayah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan anak-anak perbatasan tumbuh menjadi generasi yang siap menjaga masa depan bangsa.

Terakhir, Hermanus menyampaikan apresiasi dan harapan kepada seluruh peserta Musyawarah Wilayah Persis Kaltara.

"Selamat bermusyawarah. Semoga berjalan lancar, menghasilkan keputusan terbaik, dan melahirkan program-program yang nyata manfaatnya bagi umat, daerah, dan bangsa," ungkapnya.

(*)

Penulis: Febrianus Felis

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.