Bongkar Masa Lalu Lewat Broken Strings, Aurelie Moeremans Tulis Pesan Haru Soal Child Grooming: Ini Bukan Tentang Aku
Devi Agustiana January 18, 2026 08:34 PM

Grid.ID - Belakangan nama aktris Aurelie Moeremans menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Lewat karyanya yang berjudul Broken Strings, Aurelie blak-blakan menceritakan pengalaman pahitnya terjerat dalam hubungan toxic dan dugaan praktik child grooming saat ia masih berusia remaja.

Buku yang dirilis secara digital ini sukses menyita perhatian publik hingga viral di media sosial. Banyak netizen yang memberikan dukungan moral kepada Aurelie atas keberaniannya bersuara.

Menanggapi besarnya atensi publik, Aurelie Moeremans pun mengunggah sebuah pesan menyentuh melalui Instagram Story pribadinya. Dalam unggahan tersebut, wanita 32 tahun itu menegaskan bahwa apa yang ia lakukan bukan semata-mata untuk mencari simpati atau membagikan cerita sedihnya saja. Lebih dari itu, ia memiliki misi mulia untuk menyebarkan awareness atau kesadaran tentang bahaya child grooming.

"Ini bukan tentang aku. Ini tentang awareness. Supaya orang tua tahu bagaimana harus bersikap dan melindungi anak," tulis Aurelie dalam unggahan Instagram Story-nya seperti dikutip Grid.ID, Minggu (18/1/2026).

Aurelie berharap, dengan terbukanya kisah kelam ini, para orang tua dan anak muda bisa lebih waspada terhadap tanda-tanda manipulasi dalam sebuah hubungan, terutama yang melibatkan perbedaan usia yang jauh.

"Supaya anak muda tahu ciri-ciri child grooming dan bisa mengenalinya sejak awal. Supaya mereka bisa menghindar sebelum terlambat," lanjutnya.

Bintang film Tarot itu juga menyadari bahwa dirinya hanyalah satu dari sekian banyak korban yang seringkali tidak terlihat atau bahkan tidak dipercaya oleh lingkungan sekitar.

"Aku bersuara bukan untuk membagikan ceritaku, tapi untuk membagikan pemahaman. Kisahku hanya satu dari jutaan kasus serupa yang sering tidak terlihat, tidak dipercaya, dan disalahpahami," ungkap Aurelie.

Baginya, jika keberaniannya berbicara bisa menyelamatkan satu orang saja dari nasib serupa, itu menjadi pencapaian yang luar biasa. Ia berharap karyanya bisa menjadi penolong.

"Kalau dengan bersuara aku bisa mencegah satu anak saja harus melewati apa yang aku lalui, maka itu sudah lebih dari cukup," tegasnya.

Ia menutup pesan panjang tersebut dengan harapan besar agar tidak ada lagi anak muda yang merasa sendirian. Terlebih tidak ada lagi yang menghadapi trauma.

"This is huge for me. Bukan karena ceritanya tapi karena harapan agar tidak ada lagi anak muda yang harus diam bingung, dan terluka sendirian," tutupnya.

Adapun viralnya buku Broken Strings ini tak ayal kembali menyeret nama aktor Roby Tremonti. Dalam buku tersebut, Aurelie menggunakan nama samaran "Bobby" untuk sosok pria yang memanipulasinya sejak ia berusia 15 tahun. Namun, publik dengan cepat mengaitkan sosok tersebut dengan mantan suaminya, Roby Tremonti.

Dalam bukunya, Aurelie menggambarkan bagaimana ia mengalami tekanan psikologis hingga dipaksa menikah tanpa restu orang tua. Kisruh masa lalu ini pun kembali memanas.

Pihak Roby Tremonti sendiri sempat membantah tuduhan grooming tersebut. Roby berdalih bahwa saat menikah, Aurelie sudah berusia 18 tahun dan pernikahan tersebut didasari rasa suka sama suka, bukan paksaan.

Kendati demikian, Aurelie tidak ingin terjebak dalam drama saling balas. Ia lebih memilih fokus pada pesan positif dan apresiasi yang diterima dari masyarakat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.