Kabupaten Magelang Dapat Tambahan Kuota Haji 2026, Bertambah 200 Jemaah
January 19, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kabupaten Magelang mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2026 sebanyak 200 jemaah.

Dengan penambahan tersebut, jumlah Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Magelang meningkat menjadi 1.435 orang untuk pemberangkatan tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Magelang, Taufik Husen Ansori, mengatakan penambahan kuota tersebut merupakan dampak penerapan sistem baru penentuan kuota haji yang tidak lagi hanya didasarkan pada jumlah penduduk muslim per 10.000 jiwa.

“Dengan sistem baru ini, kita mendapatkan tambahan kuota sekitar 200 jemaah. Tahun lalu kuotanya 1.200 jemaah,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, dari total 1.435 calon jemaah haji tersebut, sebanyak 1.389 orang telah melakukan pelunasan maupun masuk dalam daftar jemaah cadangan.

“Maka dari itu kepada calon jemaah haji yang masuk kuota maupun cadangan untuk segera mempersiapkan dokumen dan menjaga kondisi kesehatan,” pesannya.

Baca juga: Laka Lantas Mobil Vs Motor di Tugu Jogja Sepakat Berdamai, Kerugian Ditanggung Pengemudi Mobil

Ia menambahkan, kesiapan tersebut penting agar jemaah cadangan dapat segera mengisi seat kosong apabila sewaktu-waktu dipanggil.

“Dengan catatan, harus sudah menyelesaikan administrasi maupun pelunasan, serta sudah dinyatakan istithaah juga,” ungkapnya.

Dikatakan Taufik, tahun ini calon jemaah haji Kabupaten Magelang akan diberangkatkan melalui embarkasi Yogyakarta dan terbang dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). 

Ketentuan tersebut berlaku bagi wilayah Kedu dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia berharap seluruh tahapan dan persiapan haji tahun ini dapat berjalan lancar sehingga calon jemaah haji dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci tanpa kendala berarti.

Salah satu calon jemaah haji asal Desa Trasan, Kecamatan Bandongan, Fachrudin, mengaku datang untuk melakukan pelunasan biaya haji.

"Proses administrasi berjalan lancar sudah masuk," ujar Fachrudin.

Ia berharap seluruh proses hingga keberangkatan ke Tanah Suci berjalan sesuai rencana. Kesempatan berhaji tersebut telah dinantikannya selama 11 tahun dan tahun ini ia akan berangkat tanpa pendamping.

"Pendampingnya tidak ada, paling (nanti) konsultasinya sama ketua kloter," ujarnya. (tro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.