Pengantin Wanita Putus Asa Mengira Resepsi Batal Gara-gara Banjir, Akhirnya Romantis
January 19, 2026 01:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Pernikahan Ela Laila dan Muhadi menjadi momen yang tidak terlupakan bagi pasangan pengantin ini.

Sebab di saat keduanya mau menikmati bahagianya nikah justru banjir datang menggenangi lokasi resepsi di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (18/1/2026).

Pengantin wanita Ela Laila sampai sedih bahkan putus asa menyaksikan tempat pernikahannya tergenang air.

Dia pun sampai malas dirias pengantin karena pesimis dalam pernikahannya tidak ada tamu yang hadir karena lokasi terendam air ketinggian sekitar 10 sentimeter.

Meski dalam suasana sedih karena banjir menggenangi area tenda, pasangan pengantin ini akhirnya tetap menggelar pernikahan.

Pernikahan keduanya pun viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Ela selaku mempelai wanita terlihat digendong oleh suami melintasi banjir menuju lokasi resepsi.

Ketika ditemui di sela resepsinya, Ela mengaku sempat merasa sangat sedih dan putus asa ketika banjir menggenangi lokasi pernikahan.

Ia bahkan menangis dan sempat berpikir tidak akan ada tamu yang datang.

“Dari awal memang sudah niat segala sesuatunya, tapi pas itu banjir saya putus asa, sampai nangis semua. Saya sama bapak saya, sampai saya enggak yakin kayaknya enggak bakal ada tamu,” ujar Ela dikutip dari Tribunnews.com.

Padahal, seluruh hidangan sudah disiapkan.

Namun karena kondisi banjir, Ela memilih untuk tidur dan sempat menolak dibangunkan oleh perias.

“Saya bilang buat apa,” tuturnya.

Dukungan dari keluarga, terutama sang ayah menjadi penyemangat terbesar bagi Ela. 

Ayahnya terus menguatkan dan meyakinkan bahwa acara tetap bisa berjalan.

Seiring waktu, banjir pun mulai surut.

Tak disangka para tamu pun mulai berdatangan. 

Bahkan keluarga dari luar daerah tetap hadir di acara pernikahannya.

“Terharu, gembira. Semua pada datang. Dukungan dari keluarga, saudara-saudara yang jauh-jauh juga datang,” ujar Ela.

Siang hari, banjir di lokasi resepsi telah surut.

Selain dihadiri tamu undangan, alunan musik kian menambah meriahnya resepsi pernikahan Ela dan Muhadi.

Kisah Ojol Berjibaku dengan Banjir

Jalan Boulevard Baru Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (18/1/2026) kemarin, kebanjiran.

Pengemudi ojek online (ojol) ikut terkena dampaknya.

Di tengah genangan setinggi 30–60 sentimeter, mereka tetap berjibaku menyelesaikan pesanan.

Ada diantara mereka yang menitipkan sepeda motornya di lokasi aman, lalu menumpang mobil truk untuk mengantarkan pesanan ke kawasan Mall of Indonesia (MOI).

"Ya mau engga mau tetap diantar. Namanya pengiriman kan? Saya kira udah engga parah banjirnya," ungkap Fandi, salah satu pengemudi ojol.

"Jadi motor saya tinggal di sini, saya ke arah MOI numpang mobil truk angkutan," tambahnya.

Selain itu, beberapa pengemudi menumpang ke motor pengemudi lain, terutama motor listrik, yang lebih aman melewati genangan.

Ada pula yang mengganti jenis kendaraan dari motor matic ke motor bebek agar lebih tangguh di tengah banjir.

"Saya biasanya pake Beat. Ini saya pakai Supra buat kalau banjir. Sengaja saya beli karena buat lewat banjir lebih aman," kata pengemudi lain yang hendak mengantar pesanan ke Mall Kelapa Gading.

Di tengah genangan dan risiko, pengemudi ojol tetap bergerak, saling membantu, dan menunjukkan kreativitas untuk menyelesaikan tugas.

Kisah mereka adalah potret perjuangan manusiawi di tengah Jakarta yang tergenang banjir.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.