TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh genangan yang sempat terjadi akibat hujan deras yang mengguyur pada Minggu (18/1/2026) kemarin sudah surut sepenuhnya pada Senin (19/1/2026) pagi.
Berdasarkan data BPBD, hingga pukul 07.00 WIB, tidak ada lagi genangan yang tercatat di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Banjir surut setelah berbagai unsur dikerahkan secara terpadu sejak hujan intensitas tinggi melanda ibu kota.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan mengatakan, genangan bisa ditangani dengan cepat berkat kerja kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
“Genangan sudah surut seluruhnya pagi ini. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan personel dan peralatan, termasuk pompa mobile, serta memastikan saluran dan tali-tali air berfungsi dengan baik,” ujar Muhammad Yohan saat dikonfirmasi.
Menurutnya, sejak malam hingga dini hari, BPBD bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, serta PPSU kelurahan bergerak melakukan penyedotan dan pembersihan saluran.
Tak hanya unsur pemerintah, BPBD juga melibatkan peran aktif masyarakat dalam percepatan penanganan genangan.
“Dalam proses penanganan, kami juga berkolaborasi dengan unsur masyarakat seperti RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat setempat,” kata Yohan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kondisi lingkungan cepat kembali normal sekaligus meminimalkan potensi genangan susulan.
Meski kondisi genangan telah surut, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan genangan kembali terjadi.
“Jika masyarakat menghadapi kondisi darurat kebencanaan, segera hubungi layanan 112 yang beroperasi 24 jam dan gratis,” tuturnya.
BPBD memastikan seluruh personel tetap siaga untuk merespons cepat apabila terjadi hujan lebat susulan di wilayah DKI Jakarta.