Ditelepon dari Makassar, Keluarga Deden Maulana Diminta Kirim Foto Korban Senyum hingga Data Pribadi
Wahyu Septiana January 19, 2026 03:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Sambil memegang foto keluarga sang anak, Mukhsin, ayah Deden Maulana masih berharap ada kabar baik untuk para korban pesawat ATR 42-500.

Mukhsin mengatakan, pihaknya baru dihubungi untuk mengirimkan sejumlah data pribadi hingga foto korban saat tersenyum untuk keperluan proses identifikasi.

Permintaan tersebut disampaikan kepada adik korban yang berangkat ke Makassar, Sulawesi Selatan bersama suaminya.

“Barusan itu menelepon, minta dikirim data-datanya Deden Maulana,” ujar Mukhsin, Selasa.

Data yang diminta meliputi ijazah, kartu keluarga, serta ciri-ciri khusus yang ada di tubuh korban. 

Selain itu, pihak keluarga juga diminta memberikan keterangan mengenai pakaian terakhir yang dikenakan korban.

“Termasuk foto yang lagi tersenyum, yang kelihatan gigi,” kata Mukhsin.

Hingga saat ini, keluarga belum menerima kabar lanjutan terkait hasil identifikasi. 

Muhsin (80), ayah pegawai KKP Deden Maulana yang menjadi salah satu penumpang di Pesawat ATR 42-500, menceritakan sosok sang anak di kediamannya di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (18/1/2026).
Muhsin (80), ayah pegawai KKP Deden Maulana yang menjadi salah satu penumpang di Pesawat ATR 42-500, menceritakan sosok sang anak di kediamannya di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (18/1/2026). (TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim/Annas Furqon Hakim)

Mukhsin mengatakan pihak keluarga masih menunggu informasi resmi dari tim di lapangan.

Mukhsin juga menegaskan bahwa sebelum kejadian, tidak ada pesan atau firasat khusus yang disampaikan oleh putranya.

“Enggak ada apa-apa, enggak ada tanda-tanda,” tuturnya.

Terkait keberangkatan keluarga ke Makassar, Mukhsin menjelaskan bahwa tim meminta perwakilan keluarga sedarah untuk mendampingi proses identifikasi.

“Adiknya Deden yang perempuan berangkat sama suaminya. Katanya harus yang sedarah,” ujarnya.

Sementara itu, istri Deden Maulana tidak ikut berangkat karena masih mengalami syok pascakejadian.

Mukhsin berharap proses pencarian dan identifikasi dapat segera memberikan kepastian bagi keluarga.

“Harapan kami semoga cepat ditemukan dan ada kabar yang menggembirakan,” kata dia.

RUMAH DUKA DEDEN - Sampai Minggu (18/1/2026) petang, para kerabat terus mendatangi kediaman Deden Maulana di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
RUMAH DUKA DEDEN - Sampai Minggu (18/1/2026) petang, para kerabat terus mendatangi kediaman Deden Maulana di Jalan Mesir II, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/Elga Hikari Putra)

Berita Terkait

  • Baca juga: Keluarga Yoga Naufal Korban Pesawat ATR Bertolak ke Makassar untuk Proses Identifikasi
  • Baca juga: Transfer Persija Jakarta: Gustavo Franca Terbang ke Malang, Rumor Benteng Brasil Masuk Kandang Macan
  • Baca juga: Parkir Liar di Setiabudi Jakarta Selatan Diadukan ke Polisi, Pemotor Dipatok Tarif Rp 10 Ribu
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.