Pendaki Hilang di Bukit Kaba Rejang Lebong Ditemukan Selamat, Lemas dan Nyaris Tak Sadarkan Diri
January 19, 2026 01:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pendaki hilang di Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu ditemukan selamat dengan kondisi lemas dan nyaris pingsan.

Korban dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, bernama Abim Briliant (16).

Abim merupakan pelajar SMKN 2 Lebong, warga Desa Tangua, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong.

Korban ditemukan pada Senin (19/1/2026) oleh tim gabungan di salah satu jalur pendakian Bukit Kaba.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan nyaris pingsan, diduga akibat kelelahan dan kekurangan asupan selama berada di kawasan hutan.

Petugas segera memberikan penanganan awal sebelum melakukan proses evakuasi.

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, menerangkan saat ini korban masih dalam proses evakuasi oleh tim gabungan menuju lokasi aman untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.

"Benar, korban sudah ditemukan, selamat," kata kapolsek saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, Senin siang (19/1/2026).

Diketahui, korban baru pertama kali melakukan pendakian di TWA Bukit Kaba.

Sebelumnya, korban sempat dinyatakan hilang dan pencarian dilakukan sejak laporan diterima hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Nantinya setelah kondisi korban mulai pulih, pihaknya akan memintai keterangan untuk mengetahui penyebab dan kronologi korban bisa menghilang. 

"Ya korban ini baru pertama kali mendaki, sehingga diduga tersesat, tapi nanti akan kita mintai keterangannya," jelas kapolsek.

Baca juga: Pendaki Hilang di Bukit Kaba Rejang Lebong, Tim SAR Mulai Pencarian, Jalur Ditutup

Kesaksian Rekan Korban

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, membenarkan adanya laporan orang hilang di Bukit Kaba. 

Ia menjelaskan, korban diketahui baru pertama kali melakukan pendakian Bukit Kaba.

“Benar, ada seorang pelajar hilang saat mendaki Bukit Kaba. Korban ini baru pertama kali mendaki dan masih minim pengalaman,” ungkap kapolsek. 

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu korban bersama rekannya Junio berangkat dari Kabupaten Lebong menuju Bukit Kaba.

Setibanya di Pos 1, korban bertemu dengan sejumlah pendaki lain yakni Aurel, Keizha, Tantri, dan Laura, yang sebelumnya saling mengenal melalui media sosial Instagram dan secara kebetulan bertemu di lokasi.

Karena baru pertama kali mendaki dan mengaku tidak bisa mendirikan tenda, korban kemudian meminta izin untuk bergabung dan mendaki bersama rombongan tersebut.

Pendakian pun dilanjutkan hingga ke atas. Namun pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, korban terakhir kali terlihat bersama para saksi di persimpangan Gajah.

Saat itu, korban mengenakan baju hitam, celana bermotif batik, membawa tas carrier warna merah, serta menggunakan topi hitam.

Sebelum dinyatakan hilang, saksi mengungkapkan bahwa korban sempat menunjukkan perilaku tidak biasa. Korban disebut terlihat linglung dan sempat mengobrol mengenai es Kiko.

“Korban melihat bungkus es Kiko dan meminta kepada saksi, padahal itu hanya bungkus bekas pengunjung lain,” jelas kapolsek.

Tak lama kemudian, korban mengatakan kepada saksi bahwa dirinya ingin pergi ke warung untuk membeli es Kiko.

Setelah itu, korban berpisah dari rombongan dan tidak kembali. Merasa curiga, para saksi kemudian turun ke Pos 1.

Setibanya di Pos 1, mereka mendapat informasi bahwa Abim Briliant telah dilaporkan hilang sekitar pukul 08.30 WIB.

Kapolsek menambahkan, pihak kepolisian bersama tim gabungan telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan keluarga korban.

“Saat ini tim gabungan dari Basarnas, Polsek Selupu Rejang, relawan, serta pihak keluarga masih melakukan penyisiran di jalur pendakian Bukit Kaba,” ujarnya.

Adapun barang-barang terakhir yang diketahui dibawa korban antara lain cangkir warna oranye dan hijau, mantel plastik biru, hoodie abu-abu, manset hitam, topi hitam lis merah, carrier merah hijau tua, celana denim biru putih, air mineral, serta kompor portable.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan para pendaki yang berada di kawasan Bukit Kaba untuk segera melapor apabila menemukan informasi atau petunjuk terkait keberadaan korban.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.