TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN- Kepanikan yang sempat menyelimuti seorang pendeta asal Kecamatan Sambungmacan berubah menjadi rasa haru dan syukur.
Tak sampai satu jam sejak dilaporkan hilang, dompet milik korban yang tertinggal di Bus EKA Patas jurusan Yogyakarta–Surabaya berhasil ditemukan utuh.
Ini berkat respons cepat serta koordinasi sigap jajaran Polsek Sambungmacan, Polres Sragen.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB, di depan Indomaret Jalan Raya Timur Km 14, Dukuh Patoman, Desa Sambungmacan, Kabupaten Sragen.
Korban diketahui bernama Eko Diyono, S.Th, seorang pendeta yang baru saja turun dari Bus EKA Patas via Tol Exit Timur Sragen dan menunggu jemputan.
Tanpa disadari, dompet berisi uang tunai dan identitas penting tertinggal di dalam bus. Kepanikan baru dirasakan korban saat hendak ke toilet dan menyadari dompetnya tidak berada di saku.
Dalam kondisi bingung, korban melihat anggota patroli Polsek Sambungmacan yang tengah berjaga di lokasi dan segera meminta bantuan.
Dipimpin KSPK Aiptu Suparlan, bersama dua anggota patroli, laporan tersebut langsung direspons cepat.
Baca juga: Siapa Reza Mardhika Putra Bupati Kebumen CEO Tradha Group Gombong
Polsek Sambungmacan segera berkoordinasi dengan Personel Lantas Pos Exit Tol Timur, Aiptu Didik, untuk melacak bus yang telah melanjutkan perjalanan ke arah Ngawi.
Langkah cepat itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.20 WIB, pihak pengurus Bus EKA/MIRA mengonfirmasi bahwa dompet korban ditemukan tertinggal di kursi penumpang dan dalam kondisi utuh.
Dompet tersebut kemudian diamankan dan diarahkan untuk diambil di Rumah Makan DUTA 1 Ngawi.
Dengan pendampingan penuh dari Polsek Sambungmacan, dompet berhasil diambil dan dikembalikan kepada pemiliknya.
Seluruh isi dompet, baik uang tunai maupun dokumen pribadi, dipastikan lengkap dan tidak ada yang hilang.
Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno, mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang cepat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kecepatan bertindak dan koordinasi yang baik dengan pihak terkait menjadi kunci. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan terbantu saat menghadapi situasi darurat,” ujar AKP Warseno.
Atas bantuan tersebut, korban menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polsek Sambungmacan dan personel Lantas Exit Tol Timur.