Empat Hari Pasca Penemuan Bayi di Agam, Polisi Belum Kantongi Petunjuk Pelaku
January 19, 2026 03:01 PM

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Kepolisian Sektor (Polsek) Tilatang Kamang masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembuangan bayi di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Diketahui, warga setempat digegerkan dengan penemuan bayi dengan jenis kelamin perempuan pada Kamis (15/1/2026) lalu.

Bayi itu ditemukan di dalam kardus makanan ringan dengan kondisi masih bernyawa.

Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Riko Kurniawan saat dikonfirmasi ulang oleh TribunPadang.com, mengatakan kasus penemuan bayi di PGRM masih masuk dalam penyelidikan.

Baca juga: Polisi Selidiki Penemuan Bayi di Gadut Agam, Ditemukan Hidup dalam Kardus di Pinggir Jalan

Bahkan pasca empat hari setelah penemuan, pihaknya juga belum mendapatkan laporan kecurigaan dari warga terkait ciri-ciri pelaku pembuangan.

"Masih dalam lidik sampai hari ini," katanya saat memberikan keterangan via telepon WhatsApp, Senin (19/1/2026).

Sementara itu, bayi tersebut masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakan Kamis.

"Masih dirawat di Puskesmas Pakan Kamis, setelah empat hari ditemukan, tambahnya.

Kronologi Penemuan Bayi

Warga kaget temukan bayi dengan jenis kelamin perempuan di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Kamis (15/1/2026).

Bayi ini ditemukan dalam sebuah kardus makanan ringan di depan rumah warga yang berada tepat di pinggir jalan kawasan Jorong PGRM.

Berdasarkan video viral di media sosial, bayi malang tersebut berada di dalam kardus yang kondisinya tertutup.

Baca juga: Polisi Dalami Kasus Penemuan Janin Bayi di Kuranji Kota Padang, Pelaku Belum Diketahui

Warga Temukan Bayi dalam Kardus Makanan Ringan

PENEMUAN BAYI- Petugas kepolisian menunjuk kardus makanan ringan di lokasi penemuan bayi dengan jenis kelamin perempuan di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Kamis (15/1/2026).
PENEMUAN BAYI- Petugas kepolisian menunjuk kardus makanan ringan di lokasi penemuan bayi dengan jenis kelamin perempuan di Jorong Pandam Gadang Ranggo Malai (PGRM), Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Kamis (15/1/2026). (Dokumentasi/Polsek Tilatang Kamang)

Bayi tersebut dibedong rapi dengan kain, kemudian di dalam kotak kardus masih terdapat kain lainnya dan botol susu.

Kasus penemuan bayi ini ditangani oleh Polsek Tilatang Kamang Polresta Bukittinggi.

Kapolsek Tilatang Kamang, Iptu Riko Kurniawan, saat dihubungi TribunPadang.com pada pukul 16.05 WIB membenarkan penemuan bayi tersebut.

"Iya telah ditemukan sesosok bayi dengan jenis kelamin perempuan pada pukul 05.45 WIB," ujarnya.

Iptu Riko Kurniawan kepada TribunPadang.com, menyampaikan bahwa bayi tersebut ditemukan di depan rumah warga bernama Ernaini.

"Diperkirakan umur dari bayi tersebut lebih kurang satu hari," sebutnya.

Baca juga: Rara, Saksi Bisu Bencana, Bayi Dua Bulan yang Merekam Sejarah Kelam di Tengah Banjir Bandang Agam

Barang-barang yang ditemukan terdiri dari kain dan pakaian bayi.

"Kemudian, ada botol susu dan susu SGM bayi," katanya.

Bayi Dirawat di Puskesmas Pakan Kamis

PENEMUAN BAYI- Bayi yang ditemukan dalam kardus mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakan Kamis yang berada di Jalan Syeikh Muhammad Nurdin, Jalan Raya Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang, Kamis (15/1/2026).
PENEMUAN BAYI- Bayi yang ditemukan dalam kardus mendapatkan perawatan di Puskesmas Pakan Kamis yang berada di Jalan Syeikh Muhammad Nurdin, Jalan Raya Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang, Kamis (15/1/2026). (Dokumentasi/Polsek Tilatang Kamang)

Usai ditemukan, bayi tersebut dirawat di Puskesmas Pakan Kamis.

Puskesmas ini berada tepat di Jalan Syeikh Muhammad Nurdin, Jalan Raya Pakan Kamis, Kecamatan Tilatang Kamang.

Baca juga: Warga Malalak Agam Temukan Mayat Balita di Selokan, Ternyata Korban Galodo November 2025 Lalu

"Bayi dalam kondisi sehat, dengan berat 3 kilogram dan panjang 50 cm," jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan proses penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut.

"Sampai saat ini belum ada yang dicurigai," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.