TRIBUNMATARAMAN.COM - Persija Jakarta kembali dikaitkan dengan pemain berpengalaman Eropa jelang paruh kedua kompetisi.
Kali ini, Macan Kemayoran disebut membidik winger yang kenyang pengalaman di La Liga, Yanis Rahmani.
Menariknya, pemain yang masuk radar Persija Jakarta tersebut bukan berasal dari Spanyol. Yanis Rahmani memiliki paspor Prancis dan Aljazair, namun namanya cukup dikenal di kompetisi elite Spanyol berkat kiprahnya bersama Athletic Bilbao dan Malaga.
Kabar ketertarikan Persija Jakarta terhadap Yanis Rahmani pertama kali diungkap oleh akun Instagram sepak bola nasional, @bolasidoel, pada Sabtu (17/1/2026).
“Dikaitkan dengan Persija Jakarta, Yanis telah berstatus tanpa klub sejak 1 Juli 2025, bisa bermain di 3 posisi, sayap kiri, sayap kanan dan gelandang serang,” tulis akun tersebut.
Baca juga: Arema FC Kehilangan Luiz Gustavo hingga Akhir Musim, Sosok Ini Siap Masuk Jadi Pengganti
Status tanpa klub menjadi faktor krusial yang membuat peluang Persija Jakarta merekrut Yanis Rahmani terbuka lebar. Pemain berusia matang itu bisa didatangkan dengan skema bebas transfer, tanpa harus mengeluarkan biaya kompensasi klub.
Dengan skema tersebut, negosiasi antara Persija Jakarta dan Yanis Rahmani dapat dilakukan secara langsung, terutama terkait durasi kontrak dan nilai gaji. Situasi ini tentu menguntungkan Macan Kemayoran yang tengah mencari tambahan kualitas di sektor sayap.
Secara teknis, Yanis Rahmani dikenal sebagai pemain multiposisi. Selain beroperasi di sayap kiri dan kanan, ia juga mampu bermain sebagai gelandang serang. Fleksibilitas ini berpotensi memberi banyak opsi taktik bagi pelatih Persija Jakarta.
Pengalaman Rahmani di La Liga juga menjadi nilai tambah tersendiri. Jika transfer ini terealisasi, kehadirannya diharapkan mampu mendongkrak kreativitas dan daya gedor Persija Jakarta dalam perburuan gelar Liga 1 musim 2025/2026.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija Jakarta. Namun, dengan kondisi Yanis Rahmani yang berstatus bebas transfer, spekulasi kepindahannya ke Ibu Kota diprediksi akan terus menguat dalam waktu dekat.
Profill dan Rekam Jejak Yanis Rahmani
Yanis Rahmani bukan nama asing bagi pencinta sepak bola Spanyol. Pemain kelahiran Champigny-sur-Marne, Prancis, 13 Mei 1995 ini mengawali karier profesionalnya di akademi Athletic Bilbao, klub yang dikenal ketat dalam seleksi pemain.
Meski berpaspor Prancis–Aljazair, Rahmani sempat menjadi pengecualian di sistem rekrutmen Bilbao karena latar belakang pengembangan sepak bolanya.
Bersama Athletic Bilbao, Rahmani memang lebih banyak tampil di tim cadangan.
Namun pengalamannya berkembang di lingkungan La Liga membentuk karakter bermain yang disiplin, cepat, dan kuat dalam duel satu lawan satu. Kariernya kemudian berlanjut ke Malaga CF, klub yang juga pernah menjadi peserta reguler La Liga.
Di Malaga, Yanis Rahmani mulai mendapat menit bermain yang lebih stabil. Ia dikenal sebagai winger modern dengan kemampuan bermain di kedua sisi sayap. Tak hanya itu, Rahmani juga mampu beroperasi sebagai gelandang serang, menjadikannya pemain yang fleksibel dalam berbagai skema permainan.
Secara gaya bermain, Rahmani mengandalkan kecepatan, dribel agresif, serta kemampuan membuka ruang. Ia bukan tipe winger statis, melainkan aktif bergerak masuk ke half-space untuk menciptakan peluang bagi rekan setim. Karakter ini dinilai cocok dengan kebutuhan Persija Jakarta yang kerap mengandalkan permainan sayap cepat.
Jika benar bergabung, Rahmani berpotensi menjadi tandem ideal bagi penyerang tengah Persija. Kemampuannya melakukan cut inside dari sisi sayap dapat memberi variasi serangan, terutama saat Persija menghadapi tim yang bermain bertahan rendah.
Faktor lain yang membuat kans transfer ini realistis adalah status Rahmani yang sudah tanpa klub sejak 1 Juli 2025. Persija Jakarta bisa merekrutnya tanpa biaya transfer, sebuah keuntungan besar dari sisi finansial. Klub hanya perlu menyepakati nilai kontrak dan gaji dengan sang pemain.
Dari sisi pengalaman, Rahmani juga dinilai matang untuk kompetisi Liga 1. Usianya yang memasuki fase puncak karier membuatnya berpotensi langsung memberi dampak instan, berbeda dengan pemain muda yang masih membutuhkan adaptasi panjang.
Meski demikian, tantangan tetap ada. Adaptasi terhadap atmosfer sepak bola Indonesia, cuaca, serta intensitas kompetisi menjadi faktor penting yang harus dilalui Rahmani. Namun dengan rekam jejak bermain di liga kompetitif seperti La Liga dan Segunda Division, proses adaptasi itu diyakini bisa berlangsung lebih cepat.
Hingga kini, Persija Jakarta belum memberikan konfirmasi resmi. Namun jika transfer ini terealisasi, Yanis Rahmani berpotensi menjadi salah satu rekrutan asing paling menarik di Liga 1 musim 2025/2026.
(tribunmataraman.com)