Pesan WA Bupati Sudewo Centang Satu di Tengah Rumor OTT KPK di Pati
January 19, 2026 04:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Keberadaan Bupati Pati Sudewo hingga kini masih belum dapat dipastikan, seiring mencuatnya informasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut menyasar sejumlah camat dan kepala desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Upaya konfirmasi kepada Sudewo melalui pesan WhatsApp belum membuahkan hasil.

Pesan yang dikirimkan hanya menunjukkan tanda centang satu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana pendopo tampak lengang tanpa aktivitas pejabat daerah.

Area parkir terlihat sepi, meskipun mobil dinas Bupati Pati berpelat nomor K 1 A terparkir di halaman pendopo.

Keadaan ini terjadi bersamaan dengan beredarnya rumor bahwa Sudewo tengah menjalani pemeriksaan oleh KPK di wilayah Kudus.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai materi pemeriksaan yang dikaitkan dengan isu tersebut.

Namun, kabar bahwa Sudewo "dijemput" KPK ramai diperbincangkan di media sosial dan grup percakapan warga Pati.

Baca juga: Oknum Camat dan Sejumlah Kades di Pati Dirumorkan Diperiksa KPK, Ini Dugaan Kasusnya

TribunJateng.com telah berupaya meminta konfirmasi kepada Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Teguh Widyatmoko.

Pantauan terakhir pada pukul 14.45 WIB menunjukkan kompleks Kantor Bupati Pati masih dalam kondisi sepi, tanpa aktivitas pelayanan maupun kehadiran pejabat struktural.

Adapun menurut keterangan salah satu staf Sekretariat Daerah, Wakil Bupati Pati sudah sejak tadi meninggalkan kantornya.


Dihubungi via WhatsApp, salah satu Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Pati mengatakan bahwa Bupati Sudewo saat ini berada di luar daerah.


Sepengetahuannya,agenda Sudewo hari ini adalah menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Batam. 


Sementara, Camat Jaken dan sejumlah kepala desa dilaporkan juga diperiksa KPK di Mapolsek Sumber, Rembang.


Berdasarkan informasi yang diterima TribunJateng.com dari informan yang meminta identitasnya dirahasiakan, yang sedang menjalani pemeriksaan adalah Camat Jaken dan sejumlah kepala desa di wilayahnya.


Pemeriksaan itu terkait dugaan kasus jual-beli jabatan.


Dihubungi via sambungan telepon, Sekretaris Kecamatan Jaken, Agus Karyadi, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai hal tersebut.


"Sampai sekarang saya belum dapat informasi yang pasti. Masih simpang-siur. Masalahnya lokasi kejadiannya bukan di wilayah Jaken. Daripada saya ngomong tapi tidak benar," kata dia.


Ditanya tentang keberadaan Camat Jaken Tri Agung Setiawan, Agus mengaku tidak tahu.


"Saya tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB ada panggilan rapat ke Pati (kota). Terakhir saya di kantor kecamatan tadi, Pak Camat belum datang," kata dia. (mzk)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.