Target 4 Emas PON, 22 Atlet Perbakin Lampung Ikut Training Camp 
January 19, 2026 06:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pengurus Provinsi Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lampung mematok target ambisius untuk ajang PON XXII tahun 2028 mendatang. 

Perbakin Lampung menarget memberangkatkan 22 atlet dan bertekad membawa pulang 4 medali emas ke Bumi Ruwa Jurai pada PON yang bakal digelar di NTB dan NTT.

Adapun target ini guna memperbaiki torehan prestasi dua medali emas yang telah ditorehkan Lampung pada gelaran PON 2024 Aceh/Sumut lalu.

Sekretaris Umum Perbakin Lampung, Hendro Susanto, mengatakan, pihaknya telah menggelar agenda Shooting Training Camp II di Lapangan Tembak Perbakin, Sukarame, Bandar Lampung, yang telah berakhir.pada Minggu (18/1).

Menurutnya, agenda ini merupakan upaya cabor menembak mempertahankan sekaligus meningkatkan rekam jejak yang solid dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

"Perbakin memang sudah secara konsisten menyumbang medali untuk Kontingen Lampung bahkan sejak PON tahun 2000 sampai sekarang masih menyumbang medali," ujar Hendro, Senin (19/1/2025) 

Demi menjaga tradisi medali tersebut, Perbakin Lampung kini fokus memproyeksikan kekuatan untuk PON 2028 dengan target yang terukur.

"Kami memproyeksikan akan memaksimalkan pengiriman atlet ke PON 2028. Target kami mengirim 22 atlet dengan 4 medali emas, 4 Perak dan 4 Perunggu. Mohon doanya. Dan selalu mohon dukungan KONI provinsi Lampung," lanjutnya.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat, mengapresiasi keberanian cabor menembak dalam menetapkan target.

Menurutnya, target merupakan hal yang sangat penting untuk memotivasi seluruh elemen organisasi, mulai dari pengurus hingga atlet di lapangan dalam mencapai prestasi.

"Saya apresiasi tekad pengurus Perbakin Lampung untuk berani bertarget dengan realistis. Harapannya dengan target yang dicanangkan itu akan diikuti dengan persiapan yang memadai dan logis," kata Taufik.

Taufik juga menekankan bahwa meski menembak menjadi cabor prioritas karena prestasi 2 emas di PON XXI Sumut-Aceh lalu, KONI akan memberikan dukungan secara proporsional.

"KONI tidak ada anak emas, semua kami akan layani dan support, namun sesuai dengan kapasitas cabor dan tentu disesuaikan dengan kemampuan keuangan KONI Provinsi Lampung," tegasnya.

Sementara, pelatih utama sekaligus petembak senior Lampung, Maryono, menekankan pentingnya kesiapan mental kepada 26 atlet muda yang mengikuti agenda Shooting Training Camp II. 

Menurutnya, teknik yang mumpuni akan sia-sia tanpa mental yang baja yang ditanamkan sebelum mengikuti kompetisi.

"Ada tiga hal yang tidak boleh hilang dari diri seorang atlet, yakni Jangan ada rasa takut, jangan ragu-ragu dan jangan malu," kata Maryono.

Ia menjelaskan bahwa keraguan adalah musuh utama seorang penembak saat membidik sasaran yang sangat kecil.

"Sebab khususnya dalam olahraga menembak adalah fokus dan berfikir tegas. Sasaran itu sangat kecil untuk dibidik, maka harus menentukan arah dengan tegas pula, tidak ada keraguan," Kata Maryono.

"Tidak boleh ada rasa malu yang hanya akan membuat kita minder. Hasil buruk hari ini bisa diupayakan diperbaiki kemudian. Harus tegar," pesannya.

Sebagai penutup, Maryono mengingatkan pengurus bahwa prestasi besar harus ditopang oleh lima hal.
"Pertama bibit berkualitas, sarana prasarana yang cukup, pelatih profesional, serta program yang terencana dan terukur," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Hurri Agusto )

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.