TRIBUNMANADO.CO.ID, Airmadidi - Bupati Minahasa Utara Joune Ganda tampil sebagai Narasumber di Rakernas XVII Apkasi 2026.
Rakernas Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) digelar di Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/1/2026).
Joune Ganda menjabat sebagai Sekretaris Jendral Apkasi.
Saat Rakernas Apkasi 2026, Joune Ganda tampil sebagai Narasumber di Rakernas XVII Apkasi 2026 di Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (19/1/2026).
Joune Ganda menjadi moderator saat Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, yang membawakan materi topik Penguatan Ekosistem Pertanian Daerah untuk Mendukung Kemandirian Pangan, Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani.
Dari atas panggung Rakernas XVII Apkasi 2026, Sekjen Apkasi Joune Ganda mengundang Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke atas panggung.
Sebelum mempersilahkan Menteri Pertanian RI membawakan materinya, Joune Ganda membacakan sebuah pantun.
'Ke sawah pagi melihat padi, panen tiba hatipun senang. Bersama Pak Andi Arman Sulaiman kita berdiskusi, semoga petani maju pangan pun menang'.
Dari atas panggung Bupati Minut yang juga Sekjen Apkasi Joune Ganda, nampak berhasil menghidupkan diskusi, menjembatani narasumber dan peserta hingga sigap dan responsif dalam memandu sesi tanya jawab.
Tak kurang dari satu jam, Menteri Amran mempresentasikan materi Kebijakann swasembada pangan berkelanjutan.
Saat masuk disesi tanya jawab Sekjen Apkasi Joune Ganda merangkum poin-poin dari materi presentasi yang disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
"Jadi poinnya, ada swasembada, hilirisasi, penghargaan internasional dari FHO, proses Inpres cepat dalam rangka ketahanan pangan, pembangunan tujuh pabrik baru untuk beras dan subsidi di hilir bukan di hulu lagi," kata Joune Ganda.
Berbagai pernyataan, masukkan, saran hingga permintaan disampaikan tak kurang dari lima Bupati kepada Menteri Pertanian.
Dan di respons baik dan bijak.
Usai menjadi moderator, Sekjen Apkasi bilang sektor pertanian menjadi bagian penting dalam hal inflasi di daerah.
(TribunManado.co.id/Crz)