Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 16 Malang Antusias Mulai Gunakan Laptop untuk Belajar
January 19, 2026 06:35 PM

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sejumlah siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang mulai mendapatkan laptop sebagai sarana belajar mengajar mereka di sekolah, Senin (19/1/2026).

Para siswa pun cukup antusias saat diminta untuk mengoperasikan laptop, meski kebanyakan dari mereka belum dapat mengoperasikannya dengan cukup baik.

Baca juga: Geliat Sekolah Rakyat Menengah Pertama 14 Kota Batu, Kini Memiliki 149 Siswa Terbagi dalam 6 Kelas

 

Dengan dibantu oleh guru di sekolah, para siswa ini diajari dasar-dasar dalam pengoperasian laptop.

Mulai dari cara menghidupkan dan mematikan laptop, mengenali fungsi tombol keyboard, hingga membuka berbagai macam aplikasi software.

"Senang sekali bisa belajar menggunakan laptop. Baru pertama ini saya belajar dengan laptop," kata Safira, salah satu siswi di SRMP 16 Kota Malang.

Meski baru pertama kali belajar menggunakan laptop, Safira memiliki keinginan besar untuk dapat mengoperasikannya.

Ia ingin dapat memahami cara mengoperasikan laptop, agar dapat menunjang kegiatan belajar mengajarnya di sekolah.

"Semoga saya segera bisa, agar dapat menambah ilmu pengetahuan bagi saya," ucapnya.

Baca juga: Jawa Timur Akan Punya 19 SR Terintegrasi SD SMP dan SMA, Target Mulai Pembelajaran TA 2026/2027

 

Perangkat Digital

Menurut Kepala SRMP 16 Kota Malang, Rida Afrilyasanti, adanya laptop ini merupakan sarana penunjang pembelajaran digital yang mulai digunakan pada semester ini. 

Selain laptop, ada juga smartboard, yang nantinya juga digunakan sebagai sarana pembelajaran di dalam kelas.

Setiap kelas memiliki masing-masing satu smartboard, sementara jumlah laptop yang tersedia mencapai 94 unit, sesuai dengan jumlah siswa di SRMP 16 Kota Malang.

"Alhamdulillah dari sisi fasilitas pembelajaran digital sudah banyak yang berdatangan. Mulai dari smartboard, sampai laptop sudah lengkap dan mulai digunakan di semester ini," ujar Rida.

Meski demikian, penggunaan perangkat digital tersebut masih dalam tahap pengenalan. 

Pada awal semester dua ini, pihak sekolah memfokuskan pembelajaran pada pengenalan dasar penggunaan laptop kepada siswa.

Hal ini dilakukan lantaran mayoritas siswa masih belum familiar dengan perangkat tersebut. 

Bahkan, sebagian besar siswa belum memahami cara mengoperasikan laptop dengan baik.

"Kami masih proses pengenalan. Mayoritas siswa itu belum mengenal laptop, bagaimana penggunaannya dan lain sebagainya,"

"Oleh karena itu, pada minggu-minggu awal semester dua ini kami manfaatkan untuk pengenalan dulu," jelasnya.

Baca juga: Empat Siswa Sekolah Rakyat di Kota Malang Mengundurkan Diri, Dinsos Pastikan Kuota Tetap Terpenuhi

LAPTOP SEKOLAH RAKYAT - Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang mulai menggunakan laptop sebagai sarana belajar mengajar mereka di sekolah, Senin (19/1/2026).
LAPTOP SEKOLAH RAKYAT - Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang mulai menggunakan laptop sebagai sarana belajar mengajar mereka di sekolah, Senin (19/1/2026). (SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

 

Laptop dalam Pengawasan Penuh Pihak Sekolah

Terkait sistem penggunaan laptop, Rida menegaskan bahwa saat ini perangkat tersebut masih berada dalam pengawasan penuh pihak sekolah. 

Laptop hanya diberikan kepada siswa saat kegiatan pembelajaran berlangsung, kemudian dikembalikan setelah selesai digunakan.

"Kami masih melihat proses perkembangannya. Laptop ini harus benar-benar dijaga karena merupakan barang milik negara. Jadi untuk sekarang masih dalam kontrol kami," tegasnya.

Selain faktor keamanan, pengawasan ketat juga dilakukan untuk mengontrol akses penggunaan perangkat oleh siswa, agar tetap sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

“Kami juga mengantisipasi akses mereka. Khawatirnya kalau diberikan sepenuhnya ke siswa, malah digunakan di luar kebutuhan belajar,"

"Jadi saat ini hanya diberikan ketika diperlukan dalam proses pembelajaran," tandasnya.

Baca juga: Sekolah Rakyat Kota Batu Dapat Ratusan Unit Laptop dan 6 Smart Board dari Pemerintah Pusat

 

Gandeng Dinas Kominfo


Dalam proses tersebut, SRMP 16 Kota Malang juga menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membantu memberikan edukasi literasi digital kepada para siswa. 

Materi dasar penggunaan laptop pun mulai dimasukkan sebagai bagian dari pembelajaran.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan digital siswa sejak dini, sehingga ke depan mereka tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.