Negara sekutu yang akan dikenakan kenaikan tarif itu adalah Prancis, Swedia, Denmark, Norwegia, Jerman, Inggris Raya, Belanda, Finlandia.
Kenaikan tarif itu bakal diberlakukan mulai 1 Februari 2026.
Trump bahkan mengancam akan kembali menaikan tarif hingga 25 persen pada Juni jika ambisi merebut Greenland masih ditentang.
Dilansir dari Kyiv Independent pada Senin (19/1), para pejabat Rusia menyambut baik keputusan Trump tersebut.
Negosiator ekonomi Kremlin, Kirill Dmitriev mengatakan langkah Trump itu menandakan runtuhnya aliansi NATO.
Wakil Kepala Dewan Keamanan Rusia yang juga mantan presiden Dmitry Medvedev juga menyambut baik langkah Trump.
Mantan Presiden Rusia itu menganggap perkelahian AS dan sekutunya menjadi bukti semakin dalamnya perpecahan di dalam NATO.