TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, memastikan pelantikan pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulbar akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Junda Maulana menjelaskan, proses job fit atau uji kesesuaian telah rampung dilaksanakan terhadap 16 pejabat yang mengikuti penggabungan organisasi perangkat daerah.
Gubernur Sulbar Suhardi Duka juga telah melakukan wawancara terhadap 16 pejabat yang mengikuti job fit.
Baca juga: Viral Smart Watch Korban Pesawat Jatuh Diduga Masih Bergerak, Tim SAR Tunggu Pelacakan Cyber Polisi
Baca juga: Kades Kaluku Nangka Pasangkayu Emosi, Bendungan Rp6 M Picu Erosi Setahun Daratan Hilang 10 Meter
Dari hasil tersebut, terdapat 14 jabatan Eselon II yang akan diisi.
“Untuk pelantikan Eselon II, job fit sudah selesai. Ada 14 jabatan yang di job fit, dengan total pejabat yang mengikuti sebanyak 16 orang. Ini merupakan hasil dari penggabungan,” ujar Junda Maulana, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan, dari hasil penggabungan tersebut tentu terdapat konsekuensi, tidak semua dari 16 pejabat dapat menempati 14 jabatan yang tersedia.
Oleh karena itu, proses job fit menjadi tahapan penting untuk menentukan pejabat yang paling sesuai.
“Karena itu dilakukan job fit agar penempatan sesuai kompetensi,” jelasnya.
Meski demikian, Junda Maulana menegaskan bahwa pelantikan belum dapat dilakukan sebelum terbitnya peraturan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Saat ini, Pemprov Sulbar masih menunggu regulasi tersebut sebagai dasar pelaksanaan pelantikan.
“Kita masih menunggu peraturan teknis dari BKN. Pak Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyampaikan, kalau hari ini aturan keluar, besok bisa langsung dilantik. Kalau keluar hari Selasa, Rabu bisa dilantik, dan kalau keluar hari Rabu, mungkin hari Senin depan dilantik,” ungkap Junda Maulana.
Ia memastikan bahwa seluruh berkas dan tahapan administrasi telah disampaikan ke BKN beberapa hari lalu, sehingga Pemprov Sulbar tinggal menunggu persetujuan akhir.
“Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah bisa dilaksanakan. Kita sudah masukkan ke BKN, tinggal menunggu. Mudah-mudahan segera keluar,” tuturnya. (*)