TRIBUNNEWS.COM - Sorotan tajam langsung mewarnai hasil drawing babak perempat final alias 8 besar Copa Del Rey musim 2025/2026 yang baru saja diundi pada Senin (19/1/2026) malam WIB.
Tepatnya lagi mengarah ke hasil drawing yang menyeret klub bernama Albacete.
Salah satu tim dari divisi dua Spanyol yang dicap sebagai pembunuh raksasa, usai menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar.
Setelah menciptakan momen heroik dengan menyingkirkan Real Madrid secara dramatis dengan skor 3-2 pada babak sebelumnya.
Albacete langsung dihadapkan ujian tak kalah berat di babak berikutnya.
Baca juga: Barcelona Tiru Cara Licik Real Madrid, La Masia Jadi Sumber Bisnis
Ya, tim yang layak disebut pemberi luka klub elit itu dipastikan akan berjumpa dengan Barcelona di perempat final.
Pertempuran melawan Barcelona jelas akan menjadi ujian lanjutan pembuktian Albacete, bahwa keberhasilan mereka menyingkirkan Real Madrid pada babak sebelumnya bukanlah sebuah keberuntungan semata.
Kebetulan, Albacete akan kembali diuntungkan dengan status tuan rumah pada laga babak perempat final nanti.
Berbekal status tuan rumah.
Albacete otomatis bakal kembali didukung pendukung fanatiknya lagi, saat menjamu Barcelona yang kebetulan menyandang predikat sebagai juara bertahan di turnamen ini.
Sekali lagi, undian babak perempat final yang menghadirkan Barcelona sebagai lawan berikutnya bagi Albacete, menjadi momen bagi mereka untuk menciptakan keajaiban yang berulang di Copa Del Rey musim ini.
Dalam hasil undian lainnya.
Duel antara dua tim yang berasal dari Basque juga akan tersaji di perempat final, yakni Alaves vs Real Sociedad.
Dua hasil undian lainnya yakni mempertemukan Valencia vs Athletic Bilbao serta Real Betis vs Atletico Madrid.
Albacete Balompie menjelma sebagai salah satu tim yang bermain di kasta kedua sepak bola Spanyol yang mulai banyak dibicarakan.
Terutama setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-2 dalam perebutan tiket perempat final Copa Del Rey, Kamis (15/1/2026) lalu.
Dua kali memimpin skor melawan tim seelit Real Madrid yang berstatus raja Liga Champions Eropa.
Albacete akhirnya mampu menutup laga dengan kemenangan heroik, setelah mencetak gol di menit terakhir.
Gol kedua yang diciptakan Jefte Bentacor ke gawang Real Madrid yang dijaga Andrey Lunin pada detik akhir, seakan memecah kesunyian dalam laga yang penuh dengan rasa mendebarkan.
Publik tuan rumah seketika bersorak-sorai, sementara skuad Real Madrid tertunduk lesu seakan tidak percaya disingkirkan tim yang kualitasnya jauh di bawah mereka.
Albacete pun seakan berpesta lebih, sekalipun kemenangan itu baru mengantarkan langkah mereka ke 8 besar, bukan menjadi juara.
Sedangkan, Real Madrid sekali lagi dibuat tidak percaya kalah dengan cara tragis, dikala lukanya belum sepenuhnya sembuh usai dipecundangi Barcelona dalam perebutan gelar Piala Super Spanyol pada laga sebelumnya.
Kini, dongeng indah yang diciptakan Albacete akan diuji oleh Barcelona yang merupakan rival abadi Real Madrid.
Setelah menciptakan keajaiban menyingkirkan Real Madrid, laga melawan Barcelona selayaknya ujian Albacete untuk mengubah momen ajaib itu menjadi hal yang biasa di ajang Copa Del Rey.
Untuk laga babak perempat final kemungkinan akan digelar pada pekan pertama bulan Februari 2026 mendatang.
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)