TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Minaga Jaya Abadi resmi beroperasi di Karangan, Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2025).
Peresmian SPPBE tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, Direktur SPPBE PT Minaga Jaya Abadi Rahmat, serta istri almarhum Yunus Kadir, Hj Nasni Yunus Kadir La’ Satung.
Dalam kesempatan itu, Bupati Zadrak Tombeg menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas beroperasinya SPPBE tersebut.
Menurutnya, kehadiran SPPBE menjadi salah satu bentuk investasi yang sangat baik sekaligus bukti bahwa Kabupaten Tana Toraja terbuka bagi siapa saja yang ingin menanamkan modal.
“Kami sangat mengapresiasi ini. Ini bukti bahwa Tana Toraja dan Toraja Utara terbuka bagi siapa saja yang mau berinvestasi,” ujar Zadrak. Saat wawancara berlangsung, terdengar suara semburan gas dari proses pengisian elpiji yang sedang berjalan di lokasi.
Zadrak menyebutkan, saat ini SPPBE PT Minaga Jaya Abadi mampu memproduksi sekitar 17 metrik ton elpiji per hari dan melayani kebutuhan dua kabupaten, yakni Tana Toraja dan Toraja Utara.
Ia berharap ke depan pihak Pertamina dapat meningkatkan kuota produksi seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Zadrak juga menyinggung peran penting sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, sekitar 60 persen pergerakan ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor swasta, sehingga kehadiran investasi seperti SPPBE dinilai sangat strategis bagi daerah.
Ia berharap, dengan beroperasinya SPPBE tersebut, kondisi harga gas elpiji di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara dapat semakin membaik serta distribusinya lebih terkendali.
Ia juga mengimbau agar penggunaan elpiji, khususnya elpiji bersubsidi, dapat dikondisikan sesuai peruntukannya.
Dari pantauan Tribun Toraja, saat memasuki kawasan operasional SPPBE, Bupati Zadrak Tombeg mengenakan helm pelindung berwarna kuning.
Ia juga meninjau langsung proses pengisian gas elpiji di dalam area produksi.
Dalam kesempatan itu, pihak pengelola menjelaskan bahwa elpiji hasil produksi SPPBE Toraja disimbolkan dengan tutup tabung berwarna kuning.
Jika ditemukan tutup dengan warna lain, berarti elpiji tersebut berasal dari luar daerah.(*)