SURYAMALANG.COM - Kebersamaan Gustavo Franca dengan Persija Jakarta berakhir lebih cepat.
Minim kontribusi membuat gelandang asal Brasil itu dilepas dan kini bergabung dengan Arema FC untuk memperkuat lini tengah Singo Edan di paruh musim Super League 2025/2026.
Dalam pantauan di akun media sosial Instagram @persijatalk, Minggu (18/1/2026), Gustavo Franca terlihat berpamitan dengan para pemain dan para suporter.
Beberapa pendukung Persija Jakarta sempat berfoto bersama dengan Gustavo Franca di area Training Ground Macan Kemayoran.
"Good Luck Gustavo Franca," tulis akun tersebut.
Kabar terbaru, Gustavo Franca dipastikan masih akan tetap bermain di Super League 205/2026 untuk putaran kedua.
Setelah tidak dipakai Persija Jakarta, Gustavo Franca akan menjalani masa peminjaman bersama Arema FC.
Kepastian itu disampaikan oleh Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, dikutip dari BolaSport.com.
"Yang jelas akan dilepas adalah Gustavo Franca," kata Ardhi, Minggu (18/1/2026).
"Dia akan dipinjamkan ke Arema FC."
Gustavo Franca sendiri baru didatangkan Persija Jakarta pada awal musim ini.
Persija Jakarta mendatangkan Gustavo Franca dari klub Brasil, Londarina-PR.
Kontrak Gustavo Franca bersama Persija Jakarta sejatinya akan habis sampai akhir musim mendatang.
Bersama Persija Jakarta, Gustavo Franca tampil dalam 13 pertandingan dengan kontribusi mencetak 1 gol dan 2 asis.
Sebagai ganti slot asing, Persija Jakarta telah mendatangkan pemain baru untuk putaran kedua.
Persija Jakarta resmi memperkenalkan striker asal Maroko, yakni Alaaeddine Ajaraie.
Alaaeddine Ajaraie direkrut Persija Jakarta dari klub India, North East United FC dengan status pinjaman.
Bersama Nort East United FC, Alaaeddine Ajaraie tampil tajam dengan mencetak 10 gol dan 5 asis dari 9 pertandingan.
Kedatangan Alaaeddine Ajaraie sekaligus untuk mempertajam lini serang Persija Jakarta menyusul sering absennya bomber Gustavo Almeida yang mengalami cedera.
Arema FC mengalami kerugian besar, usai pemain mereka Luiz Gustavo harus absen hingga akhir musim ini.
Pemain berposisi sebagai bek tengah itu di diagnosa mengalami cedera lutut yang cukup parah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Kabar itu pun membuat publik terkejut.
Sebab, Luiz Gustavo tiba-tiba dikabarkan mengalami cedera ACL.
Pemain berkebangsaan Brasil itu sebelumnya tampil penuh selama 90 menit di laga terakhir Arema FC saat menghadapi Persik Kediri pada 11 Januari 2026 kemarin.
Namun, dalam pertandingan itu Luiz Gustavo sempat mendapatkan perawatan medis, setelah mengalami insiden di atas lapangan.
Meskipun akhirnya, ia masih mampu bermain dan membawa Singo Edan menang 2-1 dalam pertandingan itu.
"Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain," kata Dokter Tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O.,
Beberapa waktu yang lalu dalam sesi latihan tim Arema FC, Luiz Gustavo juga tidak mengikuti sesi latihan tim.
Ia hanya duduk tribun penonton dan menonton rekan-rekannya yang sedang menjalani latihan.
Hal tersebut seakan menjadi sinyal, jika mantan pemain Timnas Brazil U-20 itu mengalami cedera.
Akibat cedera ini, rencananya Luiz Gustavo akan menjalani operasi, setelah melalui serangkaian observasi mendalam antara tim medis klub, konsultan ahli, dan sang pemain sendiri.
Menurut dr. Nanang, keputusan operasi ini tidak diambil secara sepihak.
Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karir sepak bola Luiz Gustavo di masa depan.
"Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera,"
"Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan," tambahnya.
Kondisi tersebut membuat Arema FC tak akan diperkuat oleh Luiz Gustavo saat putaran kedua nanti.
Kejadian ini menjadi kerugian besar bagi Singo Edan, mengingat, Luiz Gustavo tampil konsisten bersama Arema FC.
Sejauh ini, Luiz Gustavo menjadi satu-satunya pemain Arema FC yang posisinya tidak pernah tergantikan dari 17 pertandingan yang ia lakoni di sepanjang musim ini.
Ia telah mencatatkan 1.530 menit bermain, dengan mencetak satu assist dan tiga kartu kuning.
Pemain berusia 31 tahun itu selalu menjadi andalan pelatih Arema FC, Marcos Santos di lini belakang.
Penampilannya yang stabil dan tanpa kompromi di depan gawang Arema FC, menjadikannya selalu menjadi pilihan utama.
Luiz Gustavo bak seorang pilar tangguh di lini belakang Arema FC selama putaran pertama kompetisi BRI Super League 2025-2026 berlangsung.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa situasi ini merupakan pukulan berat bagi tim.
Namun, dengan segala kerendahan hati, manajemen memilih untuk memprioritaskan sisi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang pemain.
"Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih, dan Aremania,"
"Namun, demi kesembuhan dan karir pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz. Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya," ungkapnya.
Meski harus menepi panjang, Yusrinal memastikan Arema FC tetap memegang teguh profesionalitas.
"Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan," tandasnya.
(SURYAMALANG.COM/TRIBUNWOW.COM)