Ular King Koros Hampir Dua Meter Ditemukan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 6 Jember
January 19, 2026 11:35 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Seekor ular jenis king koros ditemukan di halaman Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 6 Jember, Jawa Timur, Senin (19/1/2026) siang. Ular berwarna hitam tersebut diketahui bersembunyi di bawah gorong-gorong selokan sekolah sekitar pukul 13.00 WIB.

Sekolah tersebut merupakan lembaga pendidikan baru yang berada di bawah program Sekolah Rakyat Terintegrasi, inisiatif pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Penemuan ular ini sempat membuat aktivitas sekolah terganggu dan memicu kepanikan siswa.

Tak berselang lama setelah laporan diterima, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Jember Kota tiba di lokasi sekitar pukul 13.11 WIB untuk melakukan evakuasi. Dua personel Damkar tampak menggunakan alat penjepit khusus guna mengeluarkan ular dari dalam selokan.

Komandan Regu A Mako Damkar Jember Kota, Suharto, mengungkapkan proses evakuasi sempat mengalami kendala karena ular bersembunyi di antara tumpukan sampah.

Baca juga: Curi Motor Petani, Pria asal Rambipuji Jember Ditelanjangi dan Dihajar Warga

“Kami sempat kesulitan karena ularnya bersembunyi di tumpukan sampah,” ujar Suharto.

Ia menjelaskan, kondisi selokan yang tersumbat membuat petugas harus membersihkan sampah satu per satu sebelum ular terlihat dan bisa dijepit.

“Sampahnya kami keluarkan satu per satu, baru kelihatan ularnya. Setelah itu kami evakuasi menggunakan alat penjepit ular,” tambahnya.

Baca juga: Pelajar di Jember Ditemukan Tewas di Sungai Tanggul Usai Tiga Hari Pencarian

Siswa Sempat Ketakutan

Menurut Suharto, ular king koros yang dievakuasi berukuran cukup besar, dengan panjang hampir dua meter, serta memiliki pergerakan yang cukup gesit.

“Ular ini ukurannya cukup besar dan tergolong gesit,” imbuhnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, keberadaan ular tersebut sempat membuat siswa panik.

“Siswa yang ada di sana sempat ketakutan karena melihat ular sebesar lengan orang dewasa. Saya kira piton, ternyata bukan,” jelas Suharto.

Diduga Berasal dari Sawah

Suharto menduga ular tersebut masuk ke area sekolah melalui selokan yang terhubung dengan area persawahan di sekitar lokasi. King koros diketahui memang menjadikan lahan pertanian sebagai habitat alaminya.

“Kemungkinan dari sawah lewat selokan. Habitat ular king koros biasanya di sawah dan sering memangsa tikus,” ucapnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.