Perantingan Antisipasi Pohon Tumbang di Kabupaten Sidoarjo, Tiga Tim Diturunkan
January 20, 2026 10:32 AM

 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Peristiwa pohon tumbang yang menimpa mobil di Sidoarjo beberapa waktu lalu jadi pelajaran.

Ketika cuaca ekstrem, peristiwa itu rawan terjadi, sehingga perlu antisipasi. 

Bentuknya adalah perantingan. Pemotongan ranting-ranting pohon besar yang berpotensi tumbang ketika hujan deras turun bercampur angin kencang.

Utamanya di jalan-jalan protokol atau jalan yang padat di sejumlah titik di Kota Delta.  

Perantingan Pohon di Sidoarjo

Menurut Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau DLHK Sidoarjo, Vira Murti Krida Laksmi, kegiatan perantingan rutin digelar. Lokasinya terus berpindah dari titik satu ke titik lainnya. 

Termasuk dari hasil pengamatan di lapangan, maupun berdasar laporan warga.

Baca juga: Krisis Penurunan Tanah Sidoarjo: Penyebab Utama Banjir di Tanggulangin dan Jabon Terungkap

Karena belakangan ini memang banyak laporan warga terkait pohon rimbun dan rawan tumbang di jalur utama. 

“Aduan masyarakat menjadi salah satu dasar utama penentuan prioritas perawatan pohon, khususnya di kawasan jalan protokol yang ramai dilalui kendaraan. Setiap laporan masuk kami petakan. Jalur protokol tentu jadi prioritas karena menyangkut keselamatan banyak pengguna jalan,” kata Vira.

Tiga Tim Khusus Diturunkan

Disebutnya, perawatan pohon dilakukan secara berkala sepanjang tahun.

Dan intensitas pekerjaan perantingan semakin ditingkatkan saat musim hujan. 

“DLHK juga menyiagakan personel agar bisa bergerak cepat ketika ditemukan pohon berisiko tumbang atau mengganggu fasilitas umum,” tambahnya. 

Saat ini, DLHK mengerahkan tiga tim khusus penanganan pohon.

Satu tim difokuskan untuk pekerjaan ringan, sementara dua tim lainnya dilengkapi skylift dan kendaraan angkut untuk penanganan pohon besar di lokasi padat lalu lintas.

Titik yang Jadi Penanganan Ekstra

Kawasan Jalan Mojopahit hingga arah Tanggulangin menjadi salah satu titik yang paling banyak mendapat perhatian.

Pohon-pohon besar di jalur tersebut memerlukan penanganan ekstra karena berdekatan dengan kabel listrik, bangunan, serta arus kendaraan yang nyaris tak pernah sepi.

“Penanganan pohon besar tidak bisa cepat. Dalam satu pohon saja bisa memakan waktu satu sampai dua hari karena faktor keselamatan harus benar-benar diperhitungkan,” ujarnya.

Cepatnya pertumbuhan pohon saat musim hujan kerap membuat perawatan harus dilakukan berulang meski sebelumnya sudah dipangkas.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.