Kelompok Hebenhaezer Kampung Yakonde Juarai Lomba Menghias Pondok Natal Kabupaten Jayapura 
January 20, 2026 11:29 AM


Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Panitia Pondok Natal Pemuda Berkreasi Kabupaten Jayapura resmi mengumumkan pemenang lomba menghias pondok Natal 2025 bertempat di lapangan upacara, Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Distrik Sentani, Senin (19/1/2026).

Ketua Panitia Mustafa menyebut berdasarkan hasil keputusan dewan juri dari 465 peserta yang terlibat, juara pertama yakni Kelompok Hebenhaezer dari Kampung Yakonde, Distrik Waibu.

Juara kedua yakni Kelompok Bhineka Tunggal Ika dari Benyom Jaya I, Distrik Nimbokrang, juara ketiga Kelompok Betlehem dari Kampung Demta, Distrik Demta, juara keempat Kelompok Victory Apiaro dari Kampung Muara Nawa, Distrik Airu. Sementara juara umum yakni Distrik Sentani Kota terdiri dari 10 pondok.

"Juara umum mekanismenya kami adu [nilai] seluruh distrik 10 pondok, lalu dinilai, ternyata yang 10 distrik peroleh nilai terbaik diraih oleh Distrik Sentani," ujarnya.

Baca juga: Bupati Yunus Wonda Tekankan Profesionalisme Kerja dan Toleransi Antar Umat Beragama di Jayapura

Adapun, Juara I mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta, Juara II senilai Rp 75 juta, Juara III mendapat Rp 25 juta, dan Juara Umum mendapat Rp 200 juta.

Ketua Kelompok Hebenhaezer dari Yakonde, Petrus Wally mengatakan suka cita atas kemenangan serta pelaksanaan lomba menghias pondok Natal yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Jayapura.

Petrus menilai lewat kegiatan lomba itu dapat merangkul seluruh pemuda di Kampung Yakonde. Dikatakan, persiapan pembangunan pondok Natal melibatkan seluruh warga selama kurang lebih dua minggu dengan menghabiskan anggaran Rp 15 juta.

"Semua pemuda terlibat di pondok natal, termasuk warga kampung. Kami bangun dengan atap dari gabah, pondoknya dari ranting-ranting pohon," ujarnya.

Mendapapat hadiah uang tunai sebesar Rp 100 juta, kelompok ini telah berdiskusi untuk menyumbang pembangunan gereja senilai Rp 50 juta, sisanya akan dibagi kepada 35 orang pemuda.

"Kita akan sumbang ke gereja, karena ada kegiatan 1 abad di kampung, sisanya baru kita bagi," ujarnya.

Sementara salah satu juara umum dari Kelompok Efrata Kholong, Edo Yom, mengatakan meskipun perlombaan sempat tertunda sampai akhir Januari 2026 pihaknya tetap menaruh harapan agar dapat memenangkan salah satu kategori juara.

Baca juga: Polres Bantul Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswa Papua, Terancam 15 Tahun Penjara

Pondok Efrata Kholong berada di Jalan Bandara Sentani, mereka menghabiskan biaya mendirikan pondok sebesar Rp 20 juta.

"Dapat hadiah lomba, ini kembali modal," ujarnya.

Edo mengatakan kegiatan lomba menghias pondok natal merupakan tantangan kreativitas anak muda di Kabupaten Jayapura.

"Saya harap kedepan pemerintah tetap melaksanakan lomba karena ini penting sekali stimulasi untuk kreatifitas untuk jauh dari kegiatan negatif." (*

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.