TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Angin kencang terjang lapak pedagang kaki lima di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (20/1/2026).
Video viral berdurasi 1 menit 54 detik menampilkan sejumlah gerobak pedagang di Pasar Wameo roboh usai diterjang angin kencang sekira pukul 13.00 Wita.
Tenda terlepas, perabotan berserakan, sementara angin kencang dan hujan masih menerjang kawasan pedagang di pintu masuk Pasar Wameo.
Dalam video tersebut, terdengar seseorang menjelakan kondisi di lokasi.
“Hancur warung makan di Pasar Wameo, hancur, angin dengan badai-badainya ta buang semua,” ujarnya.
Baca juga: BMKG Jelaskan Fenomena Bola Petir Saat Hujan Angin di Wanggudu Asera Konawe Utara Sulawesi Tenggara
Ia juga terdengar memanggil warga lainnya untuk ikut membantu evakuasi warung makan tersebut.
Saat TribunnewsSultra.com sampai di lokasi, proses evakuasi sudah selesai.
Para pemilik lapak sibuk membereskan jualannya yang berantakan.
Juga gerobak jualan sudah tampak berdiri, perabotan tampak sudah dikumpulkan dengan baik.
Warga sekitar, Kadek mengatakan tidak melihat secara jelas peristiwa tersebut karena ketakutan dengan angin kencang.
Baca juga: Detik-detik Kepanikan Penumpang Kapal Feri Kendari-Langara Konkep Diterjang Ombak dan Angin Kencang
“Karena anginnya langsung besar disini, semuanya jatuh, yang satu itu (gerobak) dipegang, jadi nggak jatuh satunya,” jelasnya saat diwawancarai, Selasa (20/1/2026).
Kata dia, ia sempat menutup warungnya karena ketakutan angin sangat kencang terjadi.
Namun setelah membuka pintu, lapak-lapak tersebut sudah jatuh karena angin kencang tersebut.
“Kita saja yang di dalam sini takut, apalagi yang di luar, hembusnya satu kali langsung jatuh,” tutupnya.
Pasar Wameo berada 2,1 kilometer atau 7 menit berkendara dari Pelabuhan Murhum Jalan Yos Sudarso, Wale, Kecamatan Wolio.(*)
(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)