TRIBUNNEWS.COM - Kesempurnaan adalah hal yang ingin dicapai oleh Mikel Arteta di fase liga Liga Champions musim ini. Arsenal berjarak dua pertandingan lagi, melawan Inter dan Kairat untuk mencapai level tersebut.
"Di Liga Champions, ketika Anda memiliki kesempatan untuk meraih sesuatu, Anda harus merebutnya," kata Arteta dalam sesi konferensi pers media, dikutip dari situs resmi klub.
Enam dari delapan pertandingan fase liga sudah dimenangkan oleh Arsenal, dan menariknya Saliba dan kolega hanya kecolongan satu gol. Jumlah kebobolan yang jauh lebih sedikit dibandingkan kontestan lainnya.
Bahkan pada capaian Liverpool pada musim sebelumnya, musim ketika format penyisihan grup Liga Champions berubah menjadi fase liga dengan jumlah pertandingan yang lebih banyak.
Liverpool berhasil mengantongi tujuh kemenangan berturut-turut, tetapi sayangnya terjegal di laga pamungkas setelah dikalahkan PSV.
Kesempurnaan Liverpool pun batal terlaksana.
Kini kesempatan Arsenal jika melirik performa tim musim ini yang begitu menjanjikan meskipun terkadang sering membuang peluang dan momentum 3 poin, sepertihasil Liga Inggris dua laga terakhir meraih hasil imbang.
Jika berhasil mengalahkan Inter, anak asuh Mikel Arteta akan lebih percaya diri dan lebih mudah ketika menghadapi Kairat untuk menggondol kesempurnaan itu.
"Besok kita benar-benar harus berjuang keras melawan tim papan atas," katanya.
"Finis di delapan besar itu sangat penting, kita tahu itu, dan jika kita menang besok, kita tahu itu akan terjadi. Jadi, mari kita wujudkan," harapnya.
Baca juga: Inter Milan vs Arsenal, Misi The Gunners Kunci Tiket 16 Besar Liga Champions
Arteta bukan kali pertama melawan Inter, keduanya saling berhadapan di babak yang sama dan tempat yang sama, San Siro.
Inter Milan ketika itu menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol Hakan Calhanoglu.
Selain itu, tidak adalagi pertemuan kedua tim. Inter dan Arsenal terakhir kali berduel pada tahun 2023 di babak fase grup Liga Champions. Keduanya saling mengalahkan ketika bermain tandang.
Berbeda dengan musim sebelumnya, Inter dengan mayoritas skuat yang hampir sama dibesut oleh Simone Inzaghi. Yang pada akhirnya mampu membawa Nerazzurri melaju ke final.
Kini tim Biru-Hitam tersebut dikomandoi oleh Cristian Chivu. Namun menariknya, Inter tetap mendominasi, termasuk dalam persaingan Scudetto di Liga Italia.
"Kami memiliki gagasan yang sangat jelas tentang apa yang harus kami lakukan untuk memenangkan pertandingan, dan apa yang perlu kami terapkan untuk menjadi lebih baik dari mereka," ujar Arteta menanggapi kekalahan tipis musim lalu dari titik penalti.
"Kami datang ke sini (San Siro) untuk memenangkan pertandingan. Itu adalah langkah yang tidak kami lakukan tahun lalu, dan kami harus menunjukkan bahwa kami lebih baik dari tahun lalu," jelasnya.
Selasa, 20 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026




































(Tribunnews.com/Sina)