TRIBUNMANADO.CO.ID - Dugaan korupsi proyek pembangunan gedung mentalitas Pancasila di Unima kembali mengemuka.
Publik mendesak aparat mengusut tuntas kasus dugaan rasuah itu. Pasalnya gedung tersebut tak rampung.
Kondisinya pun memprihatinkan. Padahal anggarannya jumbo. Mencapai 71 Miliar.
Penelusuran Tribun manado.com, sejumlah bagian gedung tak kelar dikerjakan.
Ada konstruksi yang belum dibangun. Ada pula bangunan yang plafonnya rusak dan ambruk.
Bangunan Pura hanya terbangun fondasi serta gapuranya.
Dirkrimsus Polda Sulut Kombes Pol Fx Winardi Prabowo memastikan pengusutan kasus tersebut tetap menjadi atensi pihaknya.
"Kami sudah melakukan penyelidikan," kata dia beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, anggaran pembangunan gedung itu mencapai 71 miliar setelah adendum.
Di satu sisi, ada dugaan ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi.
Hal ini, kata dia, menjadi perhatian aparat.
"Ini menjadi perhatian penyidik," kata dia.
Beber dia, sejauh ini, sudah 20 yang diperiksa.
Pihak yang diperiksa adalah yang terlibat langsung dalam proses pembangunan hingga pengambilan kebijakan.
"Pendalaman masih kami lakukan, termasuk gugatan perdata," katanya.
Dirinya mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan BPKP untuk menilai teknis pembangunan.
Ahli bangunan akan dilibatkan.
"Kami akan dalami apakah kualitas sesuai spek kontrak atau tidak," katanya.
Diketahui pengusutan proyek ini juga berlangsung di Kejati. Pelapornya adalah PT TBI.
Perusahaan ini diketahui adalah pemenangan proyek senilai Rp 82 M yang bersumber dari APBN anggaran 2022.
Namun kemenangan itu dibatalkan Rektor Unima Deitje Katuuk, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).
Universitas Negeri Manado (UNIMA) adalah PTN di Tondano, Sulawesi Utara, berdiri 22 September 1955.
Awalnya PTPG lalu IKIP, resmi menjadi UNIMA tahun 2000.
Fokus pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan visi Unggul, Mandiri, Kompetitif dan Entrepreneurial.
Punya beragam fakultas seperti Pendidikan, MIPA, Ekonomi, Teknik, Ilmu Sosial, Bahasa & Seni, dan Keolahragaan, serta program D3, S1, S2, S3, dan Profesi Guru, dilengkapi fasilitas kampus dan asrama.
Kampus Unima ada yang berada di Tondano Ibu Kota Kabupaten Minahasa, ada juga yang berada di Kota Tomohon.
Dari Tondano ke Tomohon sendiri berjarak sekitar 11 kilometer atau setara 23 menit perjalanan darat menggunakan kendaraan. (Art)