Dishub Tana Tidung Tutup Sementara Pelabuhan Sebawang, Ada Perbaikan Jalan Dilakukan Dinas PUPR
January 20, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG- Tepis isu yang sempat beredar di masyarakat, Dinas Perhubungan (Dishub) Tana Tidung menegaskan penutupan sementara Pelabuhan Sebawang bukan dilakukan secara mendadak.

Dialkukan penutupan Pelabuhan Sebawang ini sebagai langkah preventif Pemerintah Daerah untuk mendukung perbaikan infrastruktur dan menjaga keselamatan pengguna pelabuhan.

Pelabuhan Sebawang yang menjadi tempat tambat layanan penyebrangan Kapal Feri KMP Manta rute Tana Tidung-Tarakan ini sendiri berada di Desa Sebawang, Kecamatan Sesayap, Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ).

Kepala Dishub Tana Tidung, Arief Prasetiawan, mengatakan penutupan dilakukan seiring adanya aktivitas perbaikan jalan oleh Dinas PUPR Perkim di jalur menuju Pelabuhan Sebawang.

Baca juga: Usul 2 Koridor Lewat Inpres, Jalan Pelabuhan Sebawang hingga Gunawan Diharap Dibiayai APBN

“Tidak serta-merta kami menutup Pelabuhan Sebawang. Saat itu PU juga sedang melakukan beberapa perbaikan jalan, walaupun tidak signifikan, tapi ada pekerjaan di beberapa titik,” ujar Arief Prasetiawan.

Ia menjelaskan, aktivitas kendaraan berat khususnya truck bermuatan sawit di Pelabuhan Sebawang yang harusnya diperuntukkan bagi layanan penyebrangan Kapal Feri cukup tinggi.

Dalam satu hari, Pelabuhan Sebawang bisa disinggahi hingga empat unit LCT, dengan puluhan kendaraan angkutan sawit melintas di jalur yang sama.

“Kalau satu LCT ada sekitar 10 mobil sawit, berarti bisa sampai 40 kendaraan melintas dalam sehari. Tidak mungkin perbaikan jalan berjalan bersamaan dengan aktivitas kendaraan bermuatan besar,” jelasnya.

Menurut Arief Prasetiawan, penutupan jalan ini juga bukan bentuk penolakan terhadap aktivitas perusahaan.

Pemerintah Daerah tetap mendukung investasi yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.

“Kami sangat mendukung investasi. Bahkan satu kali gajian saja, perusahaan-perusahaan ini bisa mengeluarkan sampai Rp 4 miliar dan hampir semuanya berputar di wilayah kita,” katanya.

Namun demikian, Dishub menilai perlu ada pengaturan agar aktivitas bisnis dan pelayanan publik dapat berjalan seimbang.

“Kalau tidak diatur dan tidak duduk bersama, akhirnya kita sama-sama terhambat. Pemerintah terhambat melayani masyarakat, perusahaan juga terhambat menjalankan bisnisnya,” ujarnya.

Arief menambahkan, Pelabuhan Sebawang pada dasarnya merupakan pelabuhan penyeberangan feri, namun karena keterbatasan fasilitas lain, pelabuhan ini juga digunakan untuk berbagai kepentingan tambahan.

“Kita sepakati feri tetap menjadi prioritas utama. Saat ada feri, aktivitas lain harus mengalah karena keselamatan penumpang adalah yang utama,” tegasnya.

Dari yang terlihat oleh awak TribunKaltara.com, jalan masuk menuju Pelabuhan Sebawang ini memang masih berupa tanah berbatu yang terdapat banyak lubang di sejumlah titik jalan.

PENUTUPAN PELABUHAN SEBAWANG - Kondisi Pelabuhan Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Dishub Tana Tidung tegaskan penutupan Pelabuhan Sebawang yang sempat dilakukan beberapa waktu lalu tidak mendadak.
PENUTUPAN PELABUHAN SEBAWANG - Kondisi Pelabuhan Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Dishub Tana Tidung tegaskan penutupan Pelabuhan Sebawang yang sempat dilakukan beberapa waktu lalu tidak mendadak. (TRIBUNKALTARA.COM/ RISMAYANTI)

Kondisi jalanan ini akan semakin memprihatinkan saat curah hujan tinggi karena menjadi licin dan terdapat banyak genangan.

Selain jalan masuk Pelabuhan Sebawang, beberapa ruas jalan keluar pelabuhan hingga menuju kawasan Pusat Pemerintahan ( Puspem ) juga terlihat mengalami kerusakan yang cukup parah.

Kurasakan jalan ini juga semakin parah karena tingginya mobilitas kendaraan bermuatan besar melebihi kapasitas semestinya sehingga menambah beban jalan.

Ke depan, Dishub akan memperkuat pengawasan di Pelabuhan Sebawang, termasuk pemasangan portal dan peningkatan peran petugas agar akses dan aktivitas di pelabuhan lebih tertib serta terkontrol.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.