Tukang Rumput Di Tulungagung Temukan Kepala Manusia Di Pohon, Bau Busuk Tersamarkan Limbah Bulu Ayam
January 20, 2026 08:32 PM

 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Suasana horor melanda bathin Bagus, seorang pencari rumput ketika menemukan sebuah kepala manusia tergantung di dahan pohon di kebun sengon. Sedangkan bagian badannya terpisah dan tergeletak di tanah.

Informasi yang diterima, Selasa (20/1/2026), kepala manusia berambut gondrong itu sudah rusak dan wajahnya hampir tidak dikenali. Bagus menemukan kepala itu di kawasan kebun Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru di tepi Sungai Ngrowo.

Kepala itu tergantung di ketinggian sekitar 4 meter dan merupakan kebun sengon milik warga bernama Rohib. Bagus merinding karena kepala itu tergantung di sebuah pohon yang menjadi pagar pembatas antar lahan warga.

“Tadi seorang pencari rumput yang melihatnya, kemudian melapor ke ketua R dan diteruskan ke polisi,” ujar seorang warga bernama Mispani.

Menurut Mispani, kepala berambut gondrong itu sudah dalam kondisi yang sulit dikenali. Setelah diteliti warga, ternyata bagian tubuhnya tergeletak di tanah tepat di bawah kepala yang digantung tadi.

Ia menduga, sebelumnya ada sosok yang tergantung di pohon itu kemudian membusuk sehingga bagian badannya terjatuh. “Sosok laki-laki pakai kaus lengan pendek dan celana jins. Sandalnya juga masih ada di lokasi,” ucapnya.

Semula enazah yang sudah rusak ini tersembunyi di balik rimbun dedaunan. Warga yang beraktivitas di sekitar juga tidak curiga, karena tidak jauh dari lokasi ada tempat pembuangan limbah bulu ayam.

Tersamar Bau Limbah Ayam

Limbah ini menyebarkan aroma tidak sedap, sehingga bau dari jenazah ini juga tersamarkan. “Kalau pun warga mencium bau busuk, dikiranya dari limbah bulu ayam itu. Sama sekali tidak ada yang curiga,” ucap Mispani.

Kanit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung, Aiptu Sugapri harus menggunakan tangga menurunkan  kepala itu dari batang pohon. Ia kemudian memimpin olah TKP dan melakukan identifikasi.

Dari pemeriksaan jenazah, tidak ditemukan kartu identitas di saku pakaiannya. Bagian kepala ini kemudian disatukan dengan tubuhnya, lalu dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, sosok kepala ini sebenarnya ditemukan, Senin (19/1/2026) pagi oleh Bagus, seorang pencari rumput.

Bagus yang ketakutan kemudian meninggalkan lokasi itu dan menceritakan temuannya kepada warga bernama Nurazizah. “Baru tadi pagi, saksi Bagus dan Nurazizah melapor ke perangkat desa. Laporan itu diteruskan ke Polsek Kedungwaru,” tutur Nanang.

Dari olah TKP, diduga sebelumnya korban gantung diri di tempat yang tersembunyi. Tubuhnya kemudian membusuk hingga bagian tulang leher putus tidak kuat menahan berat bagian tubuh.

Saat ini polisi masih melakukan identifikasi untuk mengungkap sosok jenazah ini. “Kondisinya sudah rusak, sangat sulit dikenali. Identitasnya masih belum diketahui,” pungkas Nanang. *****

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.