Jembatan Sawentar-Bangle Blitar Ambles: Nyawa Pengendara Terancam, Jalur Lumpuh Separuh
January 20, 2026 08:32 PM

SURYA.CO.ID, BLITAR - Akses transportasi yang menghubungkan Desa Sawentar dan Desa Bangle di Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), kini berada dalam kondisi kritis setelah separuh badan jembatan ambles sedalam beberapa meter, yang tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.

Berdasarkan pantauan SURYA.co.id di lokasi, Selasa (20/1/2026), hampir separuh badan jembatan amblas ke dasar sungai, menyisakan ruang sempit yang hanya bisa dilalui kendaraan secara bergantian.

Ancaman Keselamatan dan Kerusakan yang Meluas

Kondisi tersebut, memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat setempat. 

Kerusakan yang awalnya hanya berupa retakan kecil di pinggir jalan, kini meluas hingga memakan sebagian besar aspal jembatan. 

Warga pun terpaksa memasang tanda peringatan seadanya, guna mencegah pengendara terperosok ke dalam lubang.

"Awalnya, bangunan jembatan yang ambles hanya di bagian pinggir saja. Namun, karena terus dilewati kendaraan, bagian jembatan yang ambles bertambah lebar dan dalam," ujar Agus Priyanto, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Ia menambahkan, bahwa situasi ini sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan tanpa ada penanganan serius.

Risiko Kecelakaan di Malam Hari

Minimnya penerangan jalan di sekitar lokasi, menambah daftar risiko bagi pengguna jalan. 

Warga khawatir, jika tidak segera diperbaiki, jembatan tersebut bisa menelan korban jiwa, terutama bagi pengendara yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut saat malam hari.

"Kondisinya membahayakan pengendara, apalagi kalau malam gelap. Kami sangat berharap segera ada perbaikan jembatan secara permanen oleh pemerintah, sebelum ada jatuh korban," tegas Agus.

DPUPR Blitar Siapkan Langkah Perbaikan

Menanggapi keluhan warga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blitar menyatakan telah mengetahui kerusakan tersebut. Tim teknis dilaporkan sudah turun ke lapangan, untuk melakukan evaluasi tingkat kerusakan jembatan di jalur Sawentar-Bangle tersebut.

"Kami sudah monitor di lokasi, dan saat ini masih dalam proses perencanaan teknis untuk perbaikan. Apabila proses perbaikan bisa ditangani dengan Unit Reaksi Cepat (URC) jembatan, maka akan segera kami eksekusi secepat mungkin," jelas Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan.

Hamdan juga mengimbau, agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi area tersebut, terutama bagi kendaraan bermuatan berat ,untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut guna mencegah kerusakan yang lebih parah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.