3 Berita Populer Sulawesi Utara: Kejari Kotamobagu Geledah Kantor Bawaslu, Dugaan Korupsi di Unima
January 20, 2026 08:32 PM

Berikut selengkapnya:

1. Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada, Kejari Kotamobagu Pasang Garis Kejaksaan RI di Kantor Bawaslu

Personel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotamobagu, Sulawesi Utara, Selasa (20/1/2026).

Penggeledahan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Kotamobagu, Saptono, didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasie Pidsus), Kepala Seksi Intelijen (Kasie Intel), serta sejumlah jaksa dan penyidik lainnya.

Dengan mengenakan rompi bertuliskan “Kejaksaan RI”, tim jaksa langsung menyisir dan menggeledah beberapa ruangan yang digunakan oleh pejabat Bawaslu Kotamobagu.

Mereka memeriksa berbagai dokumen administrasi yang diduga berkaitan dengan pengelolaan dana hibah Pilkada 2024 senilai Rp7,6 miliar.

Dana hibah Pilkada adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) suatu provinsi atau kabupaten/kota yang diberikan kepada penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) serta pihak terkait (TNI/Polri, Parpol).

Dana ini dimaksudkan untuk membiayai kegiatan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur, Bupati, atau Walikota, yang diatur dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk memastikan pemilihan berjalan lancar, aman, dan sesuai konstitusi. 

Tidak hanya melakukan penggeledahan, aparat kejaksaan juga memasang garis pembatas bertuliskan “Kejaksaan RI”.

Baca Selengkapnya KLIK INI

2. Penjelasan Polisi Terkait Remaja yang Ditemukan Meninggal di Mahakeret Barat Manado

Pihak Polresta Manado memberikan penjelasan terkait penemuan mayat laki-laki di Kelurahan Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (20/1/2026).

Kasie Humas Polresta Manodo Iptu Agus Haryono kepada Tribun Manado lewat pesan whatsApp Selasa (20/1/2026) menjelaskan, info awal di tubuh korban ada luka terbuka diduga luka tikaman.

"Nanti lihat perkembangan hasil Ver dan otopsi," kata Iptu Agus.

Iptu Agus mejelaskan terkait korban akan di otopsi atau tidak, masih menunggu kesediaan pihak keluarga.

Ia pun tak menampik, kalau korban terindikasi dianiaya dan dibunuh.

"Masih kami dalami," tutup Iptu Agus.

Baca Selengkapnya KLIK INI

3. Unima Kembali Disorot, Dugaan Korupsi Gedung Pancasila Rp71 Miliar Masuk Penyelidikan Polda Sulut

Universitas Negeri Manado (Unima) kembali menjadi sorotan publik.

Kampus yang berlokasi di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, itu kembali diperbincangkan menyusul mencuatnya dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Gedung Mentalitas Pancasila dengan nilai anggaran mencapai Rp71 miliar.

Kasus ini menambah daftar perhatian terhadap Unima, setelah sebelumnya kampus tersebut diguncang kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan oknum dosen Prodi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar) Fakultas Ilmu Pendidikan dengan korban yang meninggal dunia secara tidak wajar.

Informasi yang dihimpun, dugaan korupsi pembangunan Gedung Mentalitas Pancasila kini tengah ditangani oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.

Perkara tersebut telah resmi masuk dalam tahap penyelidikan oleh Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi (Subdit Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Sulut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol Fx Winardi Prabowo saat dihubungi pada Selasa (20/1/2026) belum memberikan respon.

Namun dari informasi resmi yang diterima, Winardi membenarkan terkait proses penanganan perkara tersebut.

Baca Selengkapnya KLIK INI

(Tim TribunManado.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.