TRIBUNPRIANGAN.COM - Kabar gembira datang lagi untuk para penerima atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) tahun anggaran 2026.
Setelah sebelumnya, diisukan sedikitnya 6 jenis bansos yang pencairannya berlanjut atau diperpanjang, kini tersiar kabar persiapan penyaluran 2 bansos regional untuk alokasi bulan Januari, Februari, dan Maret 2026.
Meski proses penyaluran dua bansos pada tahun 2026 masih mengikuti mekanisme tiga bulanan, namun sistem pencairan bertahap kali ini harus melalui pendataan beberapa termin yang ketat.
Kabar soal 2 bansos utama ini, sudah pasti menjadi poin yang paing dinantikan masyarakat, termasuk yang ada di Priangan Timur, salah satunya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Sekedar info, jumlah penerima bansos BPNT dan PKH di Sumedang pada 2025 bedasarkan laporan Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, berkisar antara 43.390 keluarga (BPNT) dan 116.839 penerima (PKH).
Baca juga: Catat! Ini Kriteria Penerima Bansos yang Disesuaikan dengan DTSEN Terbaru 2026 Khusus Warga Priangan
Ini jadi stimulus awal diberlanjutkannya deretan bansos yang telah sukses di sepanjang tahun 2025 lalu.
Lantas apa saja bansos yang dimaksud cair sebelum puasa 2026 tersebut?
1. BPNT Tahap 1 (Januari–Maret 2026) : Total Rp600.000
KPM yang juga tercatat sebagai penerima BPNT dipastikan menerima bantuan tambahan berupa paket BPNT senilai total Rp600.000.
Bansos ini diperuntukan untuk KPM yang telah terdaftar sebagai penerima sembako BPNT di berbagai daerah, dengan estimasi pada Januari, Februari, dan Maret 2026.
Disamping itu, kabar baiknya, dana dicairkan bersamaan dengan PKH tahap 1 sehingga saldo pada kartu KKS Merah Putih diprediksi akan terisi penuh.
Baca juga: BPNT dan PKH Masuk Bansos Reguler yang Diperpanjang, Ini Besaran Terbaru 2026 untuk Warga Priangan
2. PIP
Bansos yang menyasar sektor pendidikan ini, dipastikan berlanjut di tahun ini.
Tahun ini, bansos yang dikhususkan untuk KPM PKH maupun BPNT yang memiliki anak usia sekolah ini, akan bersyarat ketat diantaranya berusia 6–21 tahun, aktif di sekolah, terdata di Dapodik, dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Disamping itu, bansos yang cair satu kali dalam satu tahun dan langsung ke rekening masing-masing siswa ini, akan berbeda-beda nominalnya.
Nominal PIP tahun 2026 adalah:
Baca juga: Bansos PKH 2026 Untuk Warga Kabupaten Tasikmalaya Bisa Dicek Cukup Pakai KTP
Tahun ini, sasaran penerima manfaat merupakan desil yang paling bawah dengan dilakukan pemutakhiran DTSEN secara berkala dan akurat.
Dengan demikian pendistribusian akan dilakukan secara bertahap mulai dari desil 1 untuk PKH, desil 1-2 untuk sembako, serta desil 1-4 penerima PBI.
Selain itu, seseorang tidak lagi menerima bansos kemungkinan masuk kategori lulus dari PKH atau bansos lainnya.
Sebagaimana dicanangkan pemerintah pada tahun lalu akan ada 300 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan naik kelas.
Sebagai informasi, peringkat desil dibagi dalam 5 kriteria, diantaranya:
Penerima Program Keluarga Harapan (PKH): Desil 1-4
Penerima Sembako (BPNT): Desil 1-5
Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JKN): Desil 1-5 atau asesmen
Asisten Rehabilitasi Sosial (ATENSI): Desil 1-5 atau asesmen
Bansos lain dari Kemensos: Desil 1-5 atau asesmen
Kesimpulannya, untuk desil 1 sampai 4 adalah kelompok yang berpeluang menerima semua jenis bansos.
Sementara, desil 5 masih bisa menerima sebagai bantuan, tetapi terbatas.
Demi memastikan nama anda termasuk dalam data penerima di tahun 2026, ada baiknya untuk mengecek detail desil atau tingkatan peluang penerimaan bansos pada data anda.
Pengecekan bansos bisa dilakukan secara terbuka dan mudah, selama data yang dimasukkan sesuai identitas.
Berikut langkah-langkah cek penerima Bansos 2026:
1.Cek BLT Kesra Lewat Website Kemensos
2. Cek BLT Kesra Lewat Aplikasi Cek Bansos
Dengan demikian, adanya dua bansos regional yang dijadwalkan masuk sebelum puasa ini, bisa sangat meringankan bebahan para KPM jelang Ramadhan 2026 nanti.
(*)