TRIBUN-SULBAR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Indonesian Professional Speakers Association (IPSA), Donny de Keizer, melantik pengurus DPD IPSA Sulawesi Barat periode 2026–2031 di Hotel Remcy, Makassar, Sabtu (17/1/2026) lalu.
Fathiyah Jamil, yang merupakan Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Majene, terpilih menakhodai organisasi profesi pembicara publik tersebut untuk lima tahun ke depan.
Donny de Keizer menegaskan sebagai organisasi berskala nasional, IPSA menuntut integritas tinggi dari setiap anggotanya.
Baca juga: Cerita Jumardin Tukang Ojek di Topoyo Motor Dibawa Lari OTK Sempat Ngopi Bareng Pelaku
Baca juga: Cek Persoalan Pokok Daerah Gubernur SDK Akan Keliling 6 Kabupaten se-Sulbar
Ia meminta pengurus baru untuk menjadi teladan dalam komunikasi yang beretika.
"Setiap anggota harus mampu menjadi teladan dalam berkomunikasi, menjaga etika, serta berkontribusi positif bagi masyarakat. Inilah yang akan memperkuat eksistensi IPSA sebagai organisasi profesional," ujar Donny, saat dikonfirmasi, Minggu (19/1/2026).
Ia juga menginstruksikan pengurus di wilayah Sulawesi Barat untuk segera membangun kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah hingga institusi pendidikan.
Sementara itu, Ketua DPD IPSA Sulbar terpilih, Fathiyah Jamil, mengatakan fokus utamanya adalah menjadikan IPSA sebagai katalisator pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi-Sulbar.
Fathiyah menilai, kecakapan komunikasi profesional sangat dibutuhkan seiring dengan pesatnya pertumbuhan aspek sosial, ekonomi, dan politik.
"Kami berharap keberadaan IPSA di Sulbar dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM agar mampu berdaya saing di tingkat regional maupun nasional," kata Fathiyah.
Dalam kepengurusan ini, Fathiyah akan didampingi Andi Nur Isra Saleh sebagai Wakil Ketua, Muhtar Lutfi selaku Sekretaris, dan Mila Jumarlis sebagai Bendahara.
Acara pelantikan ini turut dihadiri Dewan Penasihat IPSA Sulsel Rudy Gunawan, Ketua DPD IPSA Sulsel Deny Asiz, serta Ketua DPD IPSA Sulbar periode sebelumnya, Arham Halwin Rani.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi