TRIBUNJAMBI.COM - Fakultas Dakwah UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru pada 18–21 Januari 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kegiatan ini menyasar sejumlah SMA, SMK, MA, dan MAS sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pada hari pertama, Senin (19/1/2026), tim sosialisasi mengunjungi SMAN 10 dan SMAN 9 Tanjung Jabung Timur. Selanjutnya, pada hari kedua, Selasa (20/1/2026), kegiatan dilanjutkan ke SMKN 5, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 8, MAS Nurul Huda, dan MAS Nahdlatul Thullab.
Menariknya, tim sosialisasi yang dipimpin oleh Dr. M. Junai Habe tidak hanya menyambangi sekolah umum, tetapi juga memberikan perhatian khusus dengan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Langkah ini menegaskan komitmen UIN STS Jambi sebagai kampus ramah difabel yang mendorong prinsip inklusivitas dalam pendidikan tinggi.
Sebagai informasi, pada tahun-tahun sebelumnya UIN STS Jambi telah menerima mahasiswa difabel, bahkan di antaranya telah menyelesaikan studi hingga jenjang Strata Dua (S2). Hal tersebut menunjukkan bahwa UIN STS Jambi secara nyata membuka ruang pendidikan bagi semua golongan tanpa diskriminasi.
Kehadiran tim Fakultas Dakwah disambut hangat oleh pimpinan sekolah dan majelis guru di setiap lokasi. Kepala SMAN 8 Tanjung Jabung Timur yang juga merupakan alumnus UIN STS Jambi menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya atas kegiatan tersebut. Ia menyatakan siap mengarahkan para siswa untuk melanjutkan studi ke UIN STS Jambi.
Sementara itu, salah seorang pengasuh SLB Tanjung Jabung Timur mengungkapkan harapannya agar peserta didik berkebutuhan khusus juga mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, anak-anak difabel memiliki potensi yang perlu didukung melalui akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan pada Peringatan Bulan K3 Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Yuanita, salah satu anggota tim sosialisasi, memaparkan skema dan alur pendidikan di UIN STS Jambi, termasuk berbagai fasilitas yang dapat diakses oleh seluruh calon mahasiswa, khususnya kelompok rentan.
Ia menegaskan bahwa UIN STS Jambi selama ini telah berpengalaman mendampingi mahasiswa difabel, bahkan beberapa di antaranya menempuh studi dengan pembiayaan institusi atas rekomendasi Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. As’ad Isma.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Fakultas Dakwah berharap jumlah mahasiswa yang melanjutkan studi ke UIN STS Jambi semakin meningkat. Dengan predikat Unggul dan status sebagai kampus bertaraf internasional, UIN STS Jambi diyakini mampu membawa perubahan positif bagi masa depan generasi muda, khususnya dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.