Hasil Liga Champions: Man City Dipermalukan Bodo/Glimt, Skuad Muda Guardiola Dihajar 3-1
January 21, 2026 03:51 AM

TRIBUNNEWS.COM - Manchester City mendapat kejutan besar saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada lanjutan fase liga matchday ketujuh Liga Champions, Rabu (21/1/2026). 

Bermain di Aspmyra Stadion, Bodo/Glimt yang menjadi tuan rumah menunjukkan kelasnya sebagai tim kuda hitam berbahaya.

Tim asal Norwegia ini mempermalukan salah satu unggulan juara di kandangnya sendiri dengan kemenangan 3-1.

Sejak awal, Bodo/Glimt yang bermain di depan pendukung sendiri tampil tanpa beban dengan semangat tinggi. Meski hanya sedikit menguasai bola, mereka bermain efektif sejak awal laga. 

Secara statistik, Man City sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol. Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat peluang-peluang emas terbuang percuma. 

Bodo/Glimt mencetak dua gol di babak pertama. Mereka membuatnya dalam rentang tiga menit yang, dicetak Kasper Waarts Høgh.

Gol pertama lahir dari sundulan Høgh memanfaatkan umpan silang Ole Blomberg pada menit ke-22.

Dua menit berselang, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat serangan balik cepat yang membuat Gianluigi Donnarumma memungut bola untuk kedua kalinya.

Menurut catatan Opta, ini rekor tercepat seorang pemain mencetak dua gol di Liga Champions melawan Man City sejak Son Heung-min pada April 2019 (10 menit). 

Baca juga: 21 Pemain Pilihan Pep Guardiola untuk Laga Menggigil Manchester City di Liga Champions

Pertahanan City menjadi sorotan utama pada babak pertama. Kombinasi lini belakang yang diwarnai eksperimen posisi, ditambah sejumlah pemain muda, terlihat kesulitan mengantisipasi kecepatan dan agresivitas Bodo/Glimt. 

Pep memaikan pemain muda seperti Rayan Aït-Nouri, Max Alleyne, Abdukodir Khusanov, Rico Lewis, Nico O'Reilly hingga Rayan Cherki.

Menurut Opta, susunan starting eleven Man City di laga ini adalah yang termuda sepanjang sejarah dalam pertandingan Liga Champions. Rata-rata usia pemain Man City adalah 24 tahun 84 hari di laga ini. 

Beberapa kali tuan rumah bahkan nyaris menambah keunggulan melalui skema serangan balik.

Di babak kedua, Bodo/Glimt melanjutkan performa impresif mereka. Bagi City, 45 menit kedua ini bak jadi mimpi buruk.

Pada menit ke-58, Jens Petter Hauge mencetak gol ketiga tuan rumah lewat aksi individu brilian. 

Winger kiri tersebut melewati Rodri dengan mudah sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang yang tak mampu dijangkau Gianluigi Donnarumma.

Gol ketiga ini membuat Bodo/Glimt sebagai salah satu tim yang unggul 3 gol atau lebih melawan Manchester City di Liga Champions UEFA.

Mereka mengikuti jejak Bayern Munich (Oktober 2013), Barcelona (Oktober 2016), Liverpool (April 2018), Sporting CP (November 2024), Real Madrid (Februari 2025).

Petaka bagi City tak berhenti di situ. Rodri harus meninggalkan lapangan pada menit ke-62 setelah menerima kartu kuning kedua hanya dalam rentang kurang dari satu menit.

Hanya ada 53 detik antara kartu kuning pertama dan kedua Rodri. Ini jadi waktu tersingkat untuk kartu merah bagi klub Inggris di Liga Champions sejak Wayne Rooney untuk Man Utd melawan Villarreal pada September 2005 (4 detik). 

Baca juga: 14 Pemain Man City Absen di Liga Champions Pekan Ini, Pep Jalani Tantangan di Norwegia

Bermain dengan 10 pemain semakin mempersulit upaya City untuk bangkit, terlebih Bodo/Glimt terus menekan dan bahkan sempat mencetak gol tambahan yang dianulir karena offside.

City memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 melalui Rayan Cherki. Berawal dari aksi cerdik Nico O’Reilly di tepi kotak penalti, Cherki menyelesaikan peluang dengan sepakan mendatar ke sudut bawah gawang. 

Gol tersebut sempat membuka harapan kebangkitan, namun jumlah pemain yang timpang membuat City kesulitan mengontrol permainan.

Di sisa laga, Bodo/Glimt tetap tampil disiplin dan nyaris menambah gol lewat Hauge dan Kasper Waarts Høgh.

Dua pemain ini beberapa kali mengancam dan bahkan sempat mencetak gol yang kembali dianulir VAR. 

City, meski memasukkan Omar Marmoush untuk menambah daya gedor, gagal menciptakan tekanan berarti hingga peluit panjang berbunyi.

Kekalahan 1-3 ini menjadi pukulan telak bagi Manchester City dalam persaingan ketat papan atas fase liga Liga Champions.

Mereka berpotensi tak lolos langsung ke 16 besar. Saat ini Man City mengumpulkan 13 poin dan berpotensi dilewati tim lain.

Sebaliknya, Bodo/Glimt mencatat kemenangan prestisius yang menegaskan reputasi mereka sebagai kuda hitam berbahaya.

Susunan Pemain

BODO/GLIMT

Starting XI: (4-3-3): Nikita Haikin; Fredrik Sjovold, Odin Luras Bjortuft, Jostein Gundersen, Fredrik Andre Bjorkan; Hakon Evjen, Patrick Berg, Sondre Brunstad Fet; Ole Blomberg, Kasper Waarts Hogh, Jens Petter Hauge.

SUBS: Isak Sjong,Julian Faye Lund, Haitam Aleesami, Villads Nielsen, Anders Klynge, Hindrin Chooly, Sondre Auklend, Ulrik Saltnes, Andreas Helmersen, Isak Dybvik Maatta, Magnus Bech Riisnaes.

MAN CITY

Starting XI (4-1-4-1): Gianluigi Donnarumma; Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, Max Alleyne, Rayan Ait Nouri; Rodri; Rayan Cherki, Tijjani Reijnders, Nico O’Reilly, Phil Foden; Erling Haaland.

SUBS: James Trafford, Marcus Bettinelli, Kian Noble, Nathan Ake, Stephen Mfuni, Charlie Gray, Divine Mukasa, Tyrone Samba, Jeremy Doku, Omar Marmoush.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.