Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Masih Stabil
January 21, 2026 12:24 PM

 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok satu bulan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Hasil pemantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu di sejumlah pasar tradisional menunjukkan, sebagian besar harga bahan pokok relatif stabil, meski terdapat kenaikan terbatas pada beberapa komoditas strategis.

Kepala Disperindag Kota Palu, Irmawati Alkaf, mengatakan hingga saat ini belum ditemukan lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan.

“Satu bulan menjelang bulan puasa atau Ramadan, harga bahan pokok di pasar masih terpantau alhamdulillah stabil, kecuali beras,” ujar Irmawati, saat ditemui di ruang kerjanya, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikolure, Kota Palu, Rabu (21/1/2026). 

Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada beras jenis medium dan premium, dengan kisaran Rp500 hingga Rp1.000 per kilogram. 

Kenaikan tersebut terjadi di tengah masa panen yang masih berlangsung.

Menurut Irmawati, pemerintah daerah berharap harga beras tetap berada di sekitar harga eceran tertinggi (HET), mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang utama inflasi daerah.

Selain beras, fluktuasi harga juga terjadi pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. 

Namun, harga cabai justru mengalami penurunan setelah sempat melonjak pada momentum Tahun Baru.

“Cabai sempat naik sampai Rp50 ribu per kilogram saat tahun baru, tapi sekarang alhamdulillah sudah turun di kisaran Rp20 ribuan,” katanya.

Di sisi lain, Disperindag mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas protein hewani. 

Harga ikan, terutama ikan tuna, mengalami kenaikan hingga sekitar Rp50 ribu per kilogram, di atas harga ideal.

“Ikan, harga ikan yang sekarang agak naik, seperti ikan tuna itu sekitar Rp50 ribu per kilogram, yang seharusnya di bawah,” ujar Irmawati.

Harga ayam potong juga mulai mengalami pergerakan naik. 

Ia menyebutkan, harga ayam idealnya berada di kisaran Rp30 ribu per kilogram, dengan berat satu ekor rata-rata di atas dua kilogram, tergantung ukuran.

Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat menjelang Ramadan, Pemerintah Kota Palu menyiapkan sejumlah langkah intervensi pasar.

Disperindag Kota Palu akan menggelar program Gade Nolumako atau pasar bergerak yang dijadwalkan berlangsung mulai 13 Februari hingga 16 Maret 2026.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan pasar murah bersubsidi yang akan dilaksanakan sebanyak delapan kali, mulai 18 Februari hingga 12 Maret 2026.

“Di pasar murah ini ada subsidi dari pemerintah, sehingga harga lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat,” jelas Irmawati.

Melalui pemantauan rutin dan intervensi pasar tersebut, Pemerintah Kota Palu berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang wajar selama bulan Ramadan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.