Isu Rotasi dan Mutasi Pejabat Eselon II di Rohul Makin Kencang
January 21, 2026 01:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Isu rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Rohul semakin kencang.

Isu ini memang sudah terjadi sejak Desember lalu dan memasuki 2026 ini, isu tersebut makin kencang.

Isu ini menyasar eselon II atau pejabat pimpinan tinggi pratama. Bahkan disebut-sebut pelantikan dalam waktu dekat.

"Mungkin dalam minggu ini pelantikannya," sebut salah seorang pejabat eselon II di Pemkab Rohul pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (21/1/2026).

Ada dua hal yang menguatkan isu ini terus mengalir kencang.

Salah satunya, telah selesainya evaluasi kinerja terhadap 18 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rohul.

Faktor kedua, banyak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlebih yang strategis dijabat oleh pejabat yang tidak defenitif.

Saat ini, ada 16 OPD yang dijabat pejabat sementara atau Pelaksana Tugas (Plt) dan 12 OPD yang dijabat pejabat defenitif.

OPD yang dijabat Plt tersebut seperti Dinas PUPR; Dinas Perkim; Dinas Ketahanan Pengan dan Perikanan; Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura; Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil; Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga; Dinas Perhubungan; Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatih; Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Dinas Perpustakaan dan Arsip; Inspektorat; Sekretaris DPRD dan Dinas Kesehatan.

Apalagi, sejak dilantik akhir Februari 2025 lalu, Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM belum melakukan perombakan kabinetnya. Disatu sisi, APBD 2026 akan segera berjalan sehingga membutuhkan pejabat definitif untuk menjalankan roda organisasi OPD agar maksimal.

Plt Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul, Erfan Dedi Sanjaya melalui Kabid Mutasi dan Promosi, Syafriadi tidak bisa memastikan kabar tersebut. Ia tidak membantah ataupun membenarkan.

"Izin. Kalau soal itu (pelantikan) wewenang dari pak bupati. Saya tidak tau," kata Syafriadi pada Tribunpekanbaru.com, Rabu (21/1/2026).

Namun ia membenarkan evaluasi kinerja untuk 18 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Rohul sudah selesai digelar.

"(Kalau evaluasi) sudah kemarin," katanya.

Informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, hasil evaluasi inilah yang akan digunakan Bupati Anton dalam melakukan Rotasi dan Mutasi untuk pejabat eselon II. 

Untuk promosi memang belum bisa dilakukan. Sebab Pemkab Rohul belum menggelar asesmen atau seleksi terbuka. Tahun ini direncanakan asesment akan dilakukan sebab anggaran sudah ada dalam APBD 2026.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.