Update Tragedi Tebing PETI di Sarolangun Jambi Longsor: 8 Tewas, 4 Terluka
January 21, 2026 03:03 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM - Korban jiwa akibat tragedi longsornya tebing penambangan emas tanpa izin atau PETI di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi terus bertambah. 

Hingga Rabu pagi (21/1/2026), tercatat sebanyak 12 orang menjadi korban dalam insiden maut tersebut.

Rincian dari korban dalam tragedi itu yakni delapan orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB ini dipicu oleh kondisi tanah galian yang labil setelah diguyur hujan deras. 

Para korban diketahui tengah melakukan aktivitas 'nebeng' atau mendulang emas di dasar lubang saat tebing curam di atas mereka runtuh seketika tanpa peringatan.

Kapolres Terjun Langsung ke Lokasi 

Merespons situasi darurat tersebut, Kapolres Sarolangun, AKBP Budi Oktariansyah, turun langsung ke medan tambang yang sulit untuk memimpin proses evakuasi dan validasi data. 

Baca juga: Daftar Nama dan Asal 6 Korban Lubang PETI Longsor di Sarolangun Jambi

Baca juga: Istana Prihatin Usai Wali Kota Madiun dan Bupati Pati Kena OTT KPK

Baca juga: Kronologi Lengkap Guru di Kumpeh Jambi Dipolisikan Ortu Murid yang Ditegur saat Razia Rambut

Berdasarkan keterangan kepolisian, delapan korban tewas berinisial sebagai berikut:

  • K
  • T
  • SL
  • AA
  • O
  • SR
  • K
  • Serta satu orang kru dari saudara I, 

Semua korban tersebut telah dievakuasi ke rumah duka masing-masing.

"Sampai sekarang sudah ada 12 korban yang terdata, delapan meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka," ungkap AKBP Budi Oktariansyah saat dikonfirmasi via seluler, Rabu (21/1/2026).

Potensi Korban Bertambah 

Ketidakpastian jumlah pekerja yang berada di dalam lubang saat kejadian membuat pihak kepolisian belum bisa memberikan angka final. 

Proses pencarian masih dilakukan secara intensif di bawah tumpukan material tanah yang tebal.

"Pagi ini kami turun langsung ke lokasi PETI untuk memimpin proses evakuasi dan memastikan keadaan di lapangan," tambah Kapolres.

Baca juga: Identitas Pemilik Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Jambi yang Longsor, 8 Pekerja Tewas Tertimbun

Baca juga: Bupati Pati Kena OTT KPK, Sudewo Ngaku Tak Terlibat dan Dikorbankan

Sementara itu, empat korban selamat yang mengalami luka-luka berinisial IM, S, IS, dan satu orang lainnya kini tengah menjalani perawatan medis. 

Tragedi ini kembali menyoroti risiko tinggi dari aktivitas pertambangan ilegal yang sering kali mengabaikan faktor keselamatan nyawa.

DISCLAIMER

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau melakukan tindak pidana lainnya segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat atau pihak berwajib.

Baca juga: Kode Redeem FF Free Fire Hari Ini Rabu 21 Januari 2026, Ada Diamond di reward.ff.garena.com

Baca juga: Batang Hari Terima 150 Unit Alsintan dari Kementan, Bupati Dorong Swasembada Pangan

Baca juga: Identitas Pemilik Tambang Emas Ilegal di Sarolangun Jambi yang Longsor, 8 Pekerja Tewas Tertimbun

Baca juga: Tragedi Tambang Emas di Sarolangun, Kapolres Pimpin Evakuasi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.