4 Rekomendasi Martabak Kareh Tenggarong, Langganan Bupati hingga Walikota di Kaltim
January 21, 2026 05:08 PM

TRIBNUNKALTIM.CO, TENGGARONG — Perjalanan kuliner di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, tak pernah benar-benar lengkap tanpa singgah ke Loa Tebu.

Di sepanjang tepian Sungai Mahakam yang mengalir tenang, aroma rempah-rempah kerap menjadi penunjuk arah.

Aroma ini mengantar siapa pun pada jejak rasa martabak kareh yang melegenda.

Di Jalan Matlimak, sebuah bangunan kayu berdiri sederhana.

Baca juga: Kelezatan Martabak Kareh Malabar H Abdullah, Cita Rasa India di Tepi Sungai Mahakam Kukar

Dari dapur kecil itulah wangi ketumbar, jintan, bunga pekak, kapulaga, kayu manis, hingga pala menyeruak, menyatu dengan angin sungai dan denyut pagi warga.

Di balik wajan, tangan-tangan berpengalaman bekerja cekatan menyobek martabak, membagi adonan, dan menjaga rasa dengan ketelitian yang lahir dari puluhan tahun.

Martabak kareh di sini tak sekadar kudapan.

Martabak kareh disajikan bersama acar timun dan cabai, menghadirkan perpaduan gurih-rempah yang hangat, disempurnakan kesegaran asam-pedas.

Baca juga: Berburu Kuliner Martabak Telur Enak di Balikpapan? Ini 10 Tempat dengan Rating Tertinggi

Sambil menyantapnya, mata dimanjakan panorama Sungai Mahakam.

Ini akan menjadi sebuah pengalaman yang membuat sarapan terasa seperti ritual.

Salah satu yang paling dikenal adalah Martabak Kareh Malabar Haji Abdullah, usaha keluarga yang kini diteruskan Muhidin (53), generasi ketiga penjaga resep.

“Awalnya dari bapak kami, turun-temurun dari kakek. Ada darah India–Pakistan. Resepnya autentik dari India,” tuturnya saat ditemui TribunKaltim.co, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Resep Martabak Telur Kornet Mini, Menu Takjil yang Enak dan Renyah

Telah berjualan sekitar 40 tahun, Malabar Haji Abdullah menjadi perintis martabak kareh di Loa Tebu.

Dulu, warung ini bahkan kerap disambangi pejabat.

“Dulu Bupati Kukar sering ke sini. Ada juga walikota dari daerah lain yang sengaja datang,” kenang Muhidin.

Warung buka setiap hari pukul 07.00 WITA dan kerap habis sebelum pukul 08.00.

Pada masa ramai, penjualan bisa menembus 50–200 porsi per hari. 

Meski kini penjual bertambah, rasa dan tradisi tetap dijaga.

“Ini bukan sekadar dagangan, tapi warisan keluarga,” ujarnya.

4 Martabak Kareh Legendaris yang Wajib Disinggahi

Berikut rekomendasi martabak kareh untuk Anda yang ingin menelusuri rasa klasik Tenggarong:

  1. Martabak Kareh India H. Abdullah
    Jl. Matlimak, Loa Tebu, Kec. Tenggarong
    Pelopor martabak kareh Loa Tebu dengan resep India autentik dan panorama Sungai Mahakam.
  2. Martabak Kareh H. Baen
    Jl. Matlimak RT 018, Loa Tebu
    Favorit warga lokal dengan bumbu kuat dan porsi memuaskan.
  3. Martabak Kareh H. Dijjah
    Jl. Matlimak RT 008/RW 518, Loa Tebu
    Cita rasa konsisten, cocok bagi pemburu sarapan cepat nan berempah.
  4. Martabak Malabar India Loa Tebu
    Jl. Matlimak, Loa Tebu
    Varian malabar dengan karakter rempah yang khas dan hangat.

Catatan penting: seluruh transaksi hanya menerima uang tunai. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.